Advertisement
Indonesia Positif

Deklarasikan Relawan di Kota Blitar, FX Rudy Sebut Ganjar Pranowo Anak Ideologis Bung Karno

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang kerap disapa dengan FX Rudy mendeklarasikan relawan Ganjar Pranowo di Kota Blitar.  ... ...

TIMES Indonesia,
Deklarasikan Relawan di Kota Blitar, FX Rudy Sebut Ganjar Pranowo Anak Ideologis Bung Karno
FX Rudy memimpin deklarasi relawan Ganjar Pranowo di Istana Gebang Kota Blitar (Foto: Nur Al Ana/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BLITAR Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang kerap disapa dengan FX Rudy mendeklarasikan relawan Ganjar Pranowo di Kota Blitar. 

Deklarasi relawan yang diberi nama Jaringan Militan Ganjar Pranowo (Jaritangan) tersebut dilakukan di Istana Gebang, Sabtu (20/5/2023) pagi.

Advertisement

Deklarasi relawan Jaritangan tersebut dihadiri ratusan pendukung yang diklaim berasal dari berbagai daerah di Indonesia. 
Mereka berbaris di halaman Istana Gebang Kota Blitar sambil membentangkan tulisan asal daerah masing-masing. 

Kata FX Rudy, Jaritangan memegang jargon tak berharap penghargaan, tak perlu pengakuan, yang penting menang dan perdamaian. 

"Ganjar adalah anak ideologis Bung Karno. Kenapa saya sampaikan demikian, karena beliau tanpa perintah ketua umum tak akan melangkah kemana-mana. Karena beliau paham betul tentang anggaran umum dan anggaran rumah tangga partainya," ujar FX Rudy usai deklarasi. 

FX Rudy mengatakan memilih Kota Blitar sebagai lokasi deklarasi karena di sinilah dimakamkan Proklamator RI Bung Karno. 

"Sang proklamator di makamkan di sini. Sehingga kami memilih tempat ini. Kami berdoa arwahnya diterima di sisi tuhan, kita yang ditinggalkan bisa melanjutkan cita-citanya mensejahterakan rakyat Marhaen," paparnya.

Advertisement

Usai deklarasi di depan Istana Gebang, ratusan relawan diiringi kesenian reog, berjalan kaki menuju Makam Bung Karno. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

N
PenulisNur Al Ana (MG-457) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia