Advertisement
Indonesia Positif

Ponorogo Bertekad Menjadi Kota Kreatif Dunia

Tekad Kabupaten Ponorogo menuju Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau jaringan kota kreatif dunia semakin kuat. ... ...

TIMES Indonesia,
Ponorogo Bertekad Menjadi Kota Kreatif Dunia
Bupati Sugiri Sancoko menandatangani komitmen bersama OPD dan Ormas untuk suksesi Kota Kreatif Dunia. (FOTO: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PONOROGO Tekad Kabupaten Ponorogo menuju Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau jaringan kota kreatif dunia semakin kuat. Menyusul penetapan Kabupaten Ponorogo sebagai satu dari sembilan Kabupaten Kota (Ka Ta) kreatif di Indonesia oleh Kementerian Patiwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Predikat Kabupaten Kota (Ka Ta) kreatif di Indonesia menunjukkan ekosistem industri kreatif di Kabupaten Ponorogo sudah semakin kuat. Sebagai Kabupaten kreatif sektor seni pertunjukan, Kabupaten Ponorogo sudah menguasai hulu hingga hilir. Sehingga sektor kerajinan dari kesenian reog Ponorogo mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Advertisement

Hal ini selaras dengan dengan tujuan program Ka Ta Kreatif sebagai program prioritas Kemenparekraf RI, guna menggali dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif di daerah. 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang didamping Wakil Bupati Lisdyarita saat memimpin Rapat Koordinasi Penumbuhan Ekonomi Kreatif bersama wakil ICCN di Ruang Bantarangin, Senin (22/5/2023) sore, mengatakan, capaian Ponorogo sebagai Kabupaten kreatif akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.

"Setelah bergabung ke jejaring kota kreatif dunia, Ponorogo akan semakin kesohor dan naik kelas, sehingga membuka peluang  pasar yang lebih luas untuk produk-produknya," kata Bupati Sugiri Sancoko.

Lebih lanjut Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan, dalam implementasi kebijakan yang diterapkan kedepannya akan memberlakukan Circle-P guna mendongkrak dan pemerataan ekonomi melalui reog Ponorogo sebagai penggerak ekonomi kreatif di tingkat lokal hingga ke taraf internasional.

"Kami sudah melakukan sesuatu termasuk kebijakan Circle-P untuk mewujudkan Ponorogo kota kreatif dunia," jelasnya.

Advertisement

Rakor yang diikuti beberapa OPD, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Komiunikasi dan Informasi, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Perdagangan Koperasi dan Ekonomi Mukro, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pusat Statistik, Asosiasi Camat, Asosiasi Kepala Desa, serta sejumlah ormas seperti NU, Muhamadiyah, Fatayat, Aisyah, Muslimat, dan beberapa akademisi serta pelaku ekonomi kreatif, berlangsung komunikatif, dan dari masing peserta rakor memberikan ide-ide kreatifnya.

Sementara itu Komite Eksekutif Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Wilayah Jawa Timur Vicky Arief Herinadharma mengaku bangga dengan upaya Kabupaten Ponorogo meraih UCCN. 

"Tentu akan kami lakukan pendampingan terus dan didukung bersama jejaring kami di 240 Kabupaten Kota Kreatif. Hal serupa juga kami lakukan untuk suksesi Bandung, Pekalongan, Ambon, dan Jakarta menjadi Kota Kreatif Jaringan UNESCO," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia