Advertisement
Indonesia Positif

Permatadora Tasikmalaya Dorong Puskesmas Berperan Aktif dalam Pendataan Golongan Masyarakat

Perkumpulan Masyarakat Donor Darah atau yang lebih dikenal dengan Permatadora Kota Tasikmalaya terus mendorong puskesmas untuk mendata golongan darah kepada setiap warga ...

TIMES Indonesia,
Permatadora Tasikmalaya Dorong Puskesmas Berperan Aktif dalam Pendataan Golongan Masyarakat
Puluhan peserta Lokakarya antusias mengikuti pemaparan dari salah satu narasumber di Aula Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (31/5/2023). (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia) 
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

TASIKMALAYA Perkumpulan Masyarakat Donor Darah atau yang lebih dikenal dengan Permatadora Kota Tasikmalaya terus mendorong puskesmas untuk mendata golongan darah kepada setiap warga masyarakat yang sedang menerima layanan kesehatan.

Hal ini disampaikan oleh relawan Permatadora sekaligus pengurus PMI Kota Tasikmalaya R. Pipih Supiah Hidayat saat sesi diskusi pada Lokakarya Triwulan di Aula Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Dirinya mendorong terus agar pihak puskesmas berperan aktif dalam mendukung ketersedian stok darah di Kota Tasikmalaya. 

Advertisement

“Sebagaimana yang telah saya sampaikan di workshop sebelumnya, saya meminta kepada puskesmas agar dapat mengecek golongan darah kepada setiap warga masyarakat yang sedang melakukan layanan kesehatan,” pinta Pipih, Rabu (31/5/2023).

Pipih menilai upaya tersebut merupakan salah satu langkah yang efektif dalam proses penyusunan database golongan darah. Data tersebut menurut Pipih sangat bermanfaat sekali tatkala ada permintaan labu darah dari keluarga pasien yang sedang dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Tasikmalaya. 

Sampai saat ini ketersediaan stok darah di Tasikmalaya masih belum mencukupi, bahkan beberapa bulan yang lalu sempat terjadi stok darah yang ada di UDD PMI kosong. Hal ini dikarenakan kurang maksimalnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya melaksanakan donor darah. 

"Data ini diharapkan dapat menjadi calon DDS (Donor Darah Sukarelawan) yang rutin, karena pemenuhan labu darah saat ini dipenuhi dari DPP (Donor Darah Pengganti). Kegiatan Donor Masak seperti di Kelurahan bisa mencapai 40 labu, jika ada database yang siap disosialisasikan saya oftimis akan bertambah,” ujarnya.

Gagasan pendataan golongan darah yang dikemukakan Permatadora mendapat apresiasi dari puluhan peserta lokakarya yang terdiri dari dinas lintas sektoral, Ketua MUI, Camat Tawang, serta perwakilan Karang Taruna. 

Advertisement

Sementara itu Kepala Puskesmas Kahuripan Asep Rahmadiana menyampaikan himbauan yang sangat antusias terhadap saran yang diusulkan Permatadora, lebih lanjut himbauan akan mengecek reagen ketersedian. 

“Kita akan cek ketersediaan reagen untuk pengecekan golongan darah yang ada di puskesmas agar, rencana ini dapat direalisasikan,” ungkap Asep usai lokakarya di Aula Kecamatan Tawang, Jalan Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Kota Tasikmalaya. 

Asep menambahkan saat angka kematian ibu saat melahirkan masih terjadi di wilayah kerjanya. Untuk mengantisipasi menekan angka kematian ibu saat melahirkan dibantu melakukan langkah sosialisasi ketersedian labu darah melalui para kader Posyandu binaannya. 

“Dalam menekan angka kematian ibu saat melahirkan kita terus berupaya melakukan sosialisasi kepada para kader Posyandu agar ibu hamil menjelang melahirkan menyiapkan empat pendonor untuk mendampingi jika melahirkan membutuhkan darah sudah siap,” terangnya. 

Asep menambahkan hal tersebut seiring dengan program Quick Wins yang dilaunching oleh kementrian kesehatan dalam meningkatkan akses pelayanan darah yang berkualitas. 

Program Quick Wins menurut Asep merupakan program Pelayanan Darah untuk mendukung Nawacita di bidang kesehatan, salah satunya tujuannya adalah untuk menurunkan angka kematian ibu. 

“Quick Wins pelayanan darah bertujuan untuk menjamin tersedianya darah yang cukup bagi ibu hamil, bersalin dan nifas, serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk menjadi pendonor darah secara sukarela,” kata Asep.

Pada kesempatan tersebut Asep mengajak kepada seluruh masyarakat agar ikut serta memsukseskan program Quick Wins sehingga dengan banyaknya masyarakat yang terlibat diharapkan kekurangan jumlah kantong darah dan jenis golongan darah langka dapat terpenuhi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia