Advertisement
Indonesia Positif

Menuju Era Baru, Prodi Kesling Unisla Adakan kerjasama dengan Kampus Taiwan

Saat ini, Universitas Islam Lamongan (Unisla) sedang menuju era baru di mana Unisla akan dikenal oleh masyarakat Internasional.

TIMES Indonesia,
Menuju Era Baru, Prodi Kesling Unisla Adakan kerjasama dengan Kampus Taiwan
Rizky Rahadian, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisla menandatangani nota kesepahaman dengan Environmental Engineering Department, Chung Yuan Christian University, Taiwan di gedung Auditorium Pascasarjana Unisla. (Rabu, 7/6/2023). (FOTO: AJP TIMES Indonesi
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

LAMONGAN Saat ini, Universitas Islam Lamongan (Unisla) sedang menuju era baru di mana Unisla akan dikenal oleh masyarakat Internasional. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Islam (YPPTI) Sunan Giri Lamongan, KH. Muchammad Macshoem Faqih.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan berbagai langkah, termasuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berskala internasional.

Advertisement

Kali ini, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unisla berkesempatan melaksanakan kerjasama dengan Environmental Engineering Department, Chung Yuan Christian University, Taiwan yang ditandai dengan pendandatanganan Nota Kesepahaman antar pimpinan.

rapat.jpg

Penjabat (Pj) Rektor Unisla, Dr. Abdul Ghofur, M.Si, menuturkan, untuk menuju Era Baru, yakni Unisla Go Inernational, Unisla akan terus konsisten memperluas relasi kerja sama internasional.

“Tujuan dari dilaksanakannya kerjasama internasional ini untuk memfasilitasi seluruh civitas akademika Unisla dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, dan menunjang tujuan Unisla untuk diakui dunia internasional, serta terwujudnya suatu kolaborasi positif sehingga mampu memperluas kerjasama yang dilakukan dan dapat bermanfaat untuk lembaga dan juga dunia,” ungkapnya  ketika ditemui di ruang rektor pasca ceremony penerimaan tamu inernasional, (Rabu, 7/6/2023)

Tentunya, lanjut Ghofur, dengan dilaksanakan  kerjasama internasional Unisla  akan semakin maju di kancah internasional.

Advertisement

“yang paling penting juga adalah implementasi dari kerjasama tersebut,”, jelasnya.

Unisla.jpg

Sehingga, lanjutnya,  kerjasama internasional yang dilakukan bisa memberi pengalaman bagi seluruh civitas akademika Unisla, agar lebih memahami dunia internasional, selalu up-to-date terhadap perkembangan global dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas seluruh civitas akademika Unisla, termasuk mahasiswa, dosen, dan staff yang ada di Unisla

“Insya Allah kita akan berkunjung Chung Yuan Christian University untuk menindaklanjuti kerjasama. Sehingga para dosen bisa menempuh sekolah doktoral di sana dan bisa melakukan Join Research”, pungkas Ghofur.

Untuk diketahui, selain melaksanakan penandatanganan kerjasama, melalui program Studi Kesehatan Lingkungan (Kesling), FIKES Unisla juga melaksanakan Kuliah Tamu dengan tema “Addressing Extreme Weather Related Diarrheal Disease Risks in the Asia-pacifik Region” yang menghadirkan Prof, Dr. Yu-Chun Wang, Professor at Environmental health and Risk Assessment, Chung Yuan Christian University, Taiwan sebagai pemateri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

J
PenulisJa’far Shodiq (CR-161) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia