Dinilai Jadi Sentral Edukasi Wisata, Kampus Dua UIN KHAS Jember Percepat Pembangunan
Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JEMBER – Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS) Jember seluas 100 hektar dinilai akan menjadi sentral edukasi wisata.
Bahkan dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun kedepan juga diprediksi bisa memacu pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar.
Hal tersebut diungkap Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada saat menjadi narasumber pada kegiatan FGD Senat UIN KHAS Jember, beberapa waktu lalu di Senduro, Lumajang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur gedung kuliah, dan penambahan program studi pariwisata pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mestinya dipercepat.
"Kalau itu sudah ada, Insya Allah KHDTK UIN KHAS Jember ini berpeluang besar menjadi tempat usaha atau bisnis tambahan bagi BLU, jangan lupa sosialisasi dan kerjasama dengan warga sekitar juga,” terangnya.
Lebih lanjut, selain sebagai kawasan penelitian dan pariwisata, Bupati Lumajang mengaku optimis bahwa kampus Dua UIN KHAS Jember justru akan berubah menjadi kawasan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang signifikan.
“Warga yang pasti akan buka kos-kosan, laundry, dan pedagang kaki lima di sekitar kampus,” ucap pria yang akrab dipanggil Cak Thoriq.
Kendati demikian, imbuh Cak Thoriq, percepatan hanya bisa dilakukan setelah resmi mendirikan fakultas teknik, kehutanan, dan pertanahan. “Sebagai sumber untuk mendalami teknik tata kota dan cara mengelola tanah,” tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


