Advertisement
Indonesia Positif

Ubaya Gelar Diskusi Piagam Surabaya dan Politik Identitas Bersama Rektor UINSA

Universitas Surabaya (Ubaya) melalui Departemen Pengembangan Karakter Kebangsaan, Multikultur, dan Interprofesional (PKKMI) mengadakan forum diskusi dengan topik “Piagam Surabaya dan Politik Identitas”.

TIMES Indonesia,
Ubaya Gelar Diskusi Piagam Surabaya dan Politik Identitas Bersama Rektor UINSA
Diskusi “Piagam Surabaya dan Politik Identitas” bersama Prof. Dr. Akhmad Muzakki. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Universitas Surabaya (Ubaya) melalui Departemen Pengembangan Karakter Kebangsaan, Multikultur, dan Interprofesional (PKKMI) mengadakan forum diskusi dengan topik “Piagam Surabaya dan Politik Identitas”. Topik ini dibawakan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Prof. Dr. Akhmad Muzakki. Forum diskusi dilakukan pada Jumat (16/6/2023).

Diskusi ini menekankan pada politik identitas yang dapat mengintervensi nilai kebangsaan di Indonesia. Prof. Akhmad Muzakki menyebut, kelompok-kelompok sosial memainkan peran penting supaya masyarakat tidak mudah terpengaruh politik identitas. “Ruang publik menjadi wadah untuk menjamin keberagaman sebagai modal bagi Indonesia. Jika ruang publik tidak dilengkapi sinergi yang kuat antara kaum intelektual, masyarakat dan sipil, organisasi kemasyarakatan, serta kaum agamawan, menurut saya kita tidak punya ruang lebar untuk mengikis politik identitas,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, hal inilah yang melatarbelakangi pentingnya informasi mengenai Piagam Surabaya untuk disampaikan ke publik. Harapannya, forum diskusi ini menjadi momen untuk belajar dari apa yang sudah terjadi untuk mengembangkan tata kelola Indonesia yang lebih baik.

Rektor Ubaya, Dr. Benny Lianto, mengatakan forum diskusi ini bertujuan untuk membicarakan bagaimana peran publik untuk bisa menciptakan suatu lingkungan kehidupan yang lebih baik. “Kita harus mencari formula baru untuk mengatasi masalah yang ada. Sehingga, interaksi antar manusia dapat memiliki relasi yang baik,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHayuning Purnama Dewi (CR-251) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia