Advertisement
Indonesia Positif

Wujudkan Mimpi Penyuluh Pertanian Kabupaten Kutai Kartanegara di P4S Bengkel Mimpi

Wujudkan Mimpi Penyuluh Pertanian Kabupaten Kutai Kartanegara di P4S Bengkel Mimpi ... ...

TIMES Indonesia,
Wujudkan Mimpi Penyuluh Pertanian Kabupaten Kutai Kartanegara di P4S Bengkel Mimpi
Para peserta Pelatihan Teknis Pertanian Organik kerjasama BBPP Ketindan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. (FOTO: BBPP Ketindan for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan bekerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kabupaten Kutai Kartanegara,  Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Pelatihan Teknis Pertanian Organik. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka menggaungkan adanya program Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik).

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas hasil pertanian di Indonesia adalah ketersediaan dan kecukupan pupuk anorganik. Akan tetapi, sampai saat ini, untuk memenuhi ketersediaan dan kecukupan pupuk organik sangat sulit dan mahal karena beberapa bahan bakunya masih tergantung impor dari negara lain.

Advertisement

Teknis-Pertanian-2.jpg

Sesuai dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi, dimana gerakan pertanian pro organik diharapkan mampu mendorong pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal, guna mendorong petani memproduksinya secara mandiri. Selain juga untuk meningkatkan produksi pertanian, mengurangi penggunaan pupuk anorganik tentunya juga untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu implementasi kegiatan ini dilakukan dengan adanya kegiatan praktik lapang di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Bengkel Mimpi, yang berlokasi di  Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Basiri, Ketua P4S Bengkel Mimpi menyampaikan potensi alam di Kalimantan Timur khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara sangat berlimpah. Oleh karena itu, sudah saatnya kemandirian petani terhadap pupuk dapat terwujud.

Sementara itu, Dewi Melani, Widyaiswara BBPP Ketindan, Koordinator Akademik pada pelatihan ini, menyampaikan bahwa tujuan  kegiatan praktik lapang  ini  adalah  untuk  membekali  para  penyuluh pertanian  dalam  rangka  meningkatkan kompetensinya di bidang budidaya tanaman dan pembuatan pupuk organik secara umum yang terdiri dari pupuk padat dan cair.

Advertisement

Dengan adanya pengembangan pupuk organik ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani sehingga pupuk organik dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penggunaan pupuk kimia sintetis yang mulai terbatas dan lebih bersifat aman dan ramah lingkungan sehingga kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan berdaya saing dan dapat diminati oleh pasar baik untuk pemenuhan kebutuhan lokal maupun ekspor. (*)

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia