Advertisement
Indonesia Positif

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Probolinggo Cermati Sampah Plastik 

Pemkot Probolinggo, Jatim, menjalin komitmen bersama pengusaha ritel modern, untuk menghentikan pemberian kantong plastik kepada konsumen. ...

TIMES Indonesia,
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Probolinggo Cermati Sampah Plastik 
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengurangi sampah plastik dalam puncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Jumat (23/06/2023). (Foto : Taufik Hidayat/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PROBOLINGGO Pemkot Probolinggo, Jatim, menjalin komitmen bersama pengusaha ritel modern, untuk menghentikan pemberian kantong plastik kepada konsumen. Ini dilakukan untuk membiasakan masyarakat, dan diharapkan bisa mengurangi sampah plastik.

Komitmen itu dijalin dalam acara puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2023, Jumat (23/62023). Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap 5 Juni. 

Advertisement

Terhitung ada tujuh peritel modern di Kota Probolinggo yang bersepakat untuk menghentikan pemberian kantong plastik kepada konsumen. 

Ya, pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemkot Probolinggo mencermati sampah plastik, yang kini tak hanya mencermari daratan, tapi juga lautan. 

Zainal-Abidin-2.jpg
Pemkot Probolinggo menggandeng peritel moderen untuk berkomitmen menghentikan pemberian tas plastik kepada para konsumen, untuk mengurangi sampah plastik. (Foto: Taufik Hidayat/TIMES Indonesia)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Rachmadetta Antariksa menyebutkan, pihaknya telah menguji kadar mikro plastik di perairan Probolinggo, khususnya di perairan di Kelurahan Mayangan. 

Deta bilang, dari uji mikro plastik tersebut, didapatkan hasil yang mencengangkan, yakni tingkat pencemaran mikro palstik mencapai 7,1 serpihan per milimeter air dan 9.3 seprihan per milimeter air laut di keluarahan Sukabumi. 

Advertisement

“Ini artinya tingkat pencemaran sampah plastik di Kota probolinggo tergolong tinggi,” ujar Detta. Diketahui, air laut adalah bahan baku pembuatan garam. 

"Dengan hasil pengujian ini bisa mendukung data yang kami dapatkan bahwa 36 dan 39 merk garam telah tercemar mikro plastik," katanya. 

Zainal-Abidin-3.jpg
Wali Kota Probolinggo bersama segenap kepala OPD gowes bersama sambil memantau titik-titik sampah di sepanjang jalan lingkar utara. (Foto: Agus Raja For TIMES Indonesia)

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, seusai acara menyampaikan, sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo akan sampah plastik, Pemkot terus akan menggandeng pihak-pihak terkait dan juga melibatkan seluruh masyarakat, melalui kelompok-kelompok peduli sampah. 

“Kami berkomitmen untuk memerangi sampah plastik ini, kita tidak bisa sendiri, kita libatkan semua kelompok masyarakat, sekolah-sekolah adiwiyata untuk terus peduli akan masalah lingkungan hidup yang ada,” kata Habib Hadi. 

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Habib Hadi berharap bisa mengedukasi masyarakat, dan menikmati lingkungan yang baik, tanpa ada masalah lingkungan utamanya sampah plastik. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Probolinggo, beserta seluruh elemen masyarakat, melakukan beberapa kegiatan, di antaranya gowes bareng, dengan melewati beberapa ruas jalan lingkar utara. Ini juga untuk melihat titik-titik penimbunan sampah plastik yang ada. Ada pula aksi penanaman mangrove di pantai Mayangan sisi utara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sri Hartini
PenulisSri HartiniBergabung di TIMES Indonesia sejak 2021. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, Pemerintahan, seni, budaya dan isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia