Advertisement
Peristiwa Daerah

Dinas Peternakan Bondowoso Siapkan Petugas di Titik Pemotongan Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso mulai sebar petugas kesehatan hewan, untuk melakukan pengecekan hewan ternak. ...

TIMES Indonesia,
Dinas Peternakan Bondowoso Siapkan Petugas di Titik Pemotongan Hewan Kurban
Ilustrasi hewan kurban di Kabupaten Bondowoso (FOTO: pexels.com)
A-AA+

BONDOWOSO Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso mulai sebar petugas kesehatan hewan, untuk melakukan pengecekan hewan ternak.

Pengecekan hewan kurban sendiri dilakukan tidak hanya saat hari H. Tetapi beberapa hari sebelum Idul Adha.

Advertisement

Pengecekan dilakukan ke lapak-lapak yang menjual hewan kurban, baik sapi, domba atau kambing.

Kabid Keswan Kesmavet dan P2HP pada Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso, drh. Cendy Herdiawan mengatakan, pengecekan untuk memastikan hewan kurban tidak terjangkit penyakit ternak.

Menurutnya, beragam penyakit hewan perlu diwaspadai seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD) dan terbaru yakni penyakit Peste des Petits Ruminants (PPR).

"PMK belum selesai ada LSD. LSD belum selesai ini yang patut kita waspadai adalah penyakit baru PPR," jelas dia.

Dia berharap tidak ada hewan ternak yang terjangkit PPR. "Penyakit ini menyerang  kambing dan domba," imbuh dia.

Advertisement

Dia juga memaparkan, sebenarnya PMK dan LSD pada tidak menular kepada manusia dan aman dikonsumsi. 

Akan tetapi jika ditemukan penyakit tersebut, maka harus ada perlakuan khusus oleh panitia penyembelih kurban.

" Tujuannya adalah supaya kita tidak menjadi agen penyebar penyakit," kata Cendy. 

Ada pun dimaksud perlakuan khusus pada hewan kurban, yakni panitia harus menyediakan tempat untuk merebus bagian-bagian daging seperti jeroan, kepala dan kaki. 

"Ketika sudah didistribusikan kepada masyarakat, produk pangan asal hewan ini sudah tidak berisiko untuk menular ke hewan lain," jelas dia.

Dia juga mengungkapkan, Dinas Peternakan juga menyiapkan puluhan petugas medis dan paramedis akan.

Mereka nantinya akan mengawal pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kabupaten Bondowoso. 

Pada Idul Adha tahun lalu, total ada sebanyak 45 petugas yang disebar ke 173 titik pemotongan.

Saat ini, mereka telah diminta untuk mengisi google form untuk menentukan titik-titik pendistribusian.

"Guna melakukan pemeriksaan ante mortem sebelum dipotong dan post mortem setelah dipotong," jelas dia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia