Advertisement
Indonesia Positif

PAD Semester Pertama Masih Minim, Bakhtiar Wakkang Minta Pemkot Bontang Evaluasi

Masih minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bontang selama semester pertama di 2023 ini, mendapatkan atensi serius dari Komisi II DPRD Bontang. ... ...

TIMES Indonesia,
PAD Semester Pertama Masih Minim, Bakhtiar Wakkang Minta Pemkot Bontang Evaluasi
Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONTANG Masih minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bontang selama semester pertama di 2023 ini, mendapatkan atensi serius dari Komisi II DPRD Bontang.

Bakhtiar Wakkang sebagai salah satu anggota komisi, meminta Wali Kota Bontang beserta jajaran Pemkot Bontang untuk mengevaluasi permasalahan tersebut.

Advertisement

Kata BW sapaannya mengatakan, program kerja (proker) yang telah disusun berbanding lurus dengan hasil (output). Namun nyatanya saat ini tidak terjadi demikian. Tidak hanya Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sektor yang mengurusi hal itu, tetapi juga 13 OPD lainnya yang juga menghasilkan PAD dari sektor-sektor sesuai bidangnya. 

“Tapi nyatanya sampai saat ini pun ke 13 OPD itu juga ada yang menyampaikan bagaimana progresnya sampai saat ini dalam meningkatkan OPD. Mohon ini menjadi catatan,” ungkap BW, (29/6/2023).  

Menjawab hal itu, Wali Kota Bontang Basri Rase menyampaikan jika dirinya turut cemas ketika PAD Kota Taman setiap tahunnya tidak mengalami kenaikan. Namun begitu, tahun ini Pemkot Bontang telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) untuk meningkatkan PAD di Bontang. Pihaknya berharap, nantinya ada kenaikan PAD khususnya dari sektor pajak dan retribusi.

“Kalau dari sektor migas memang kita juga terus perjuangkan ke pemerintah pusat. Intinya memang harus ada inovasi agar PAD Bontang bisa naik,” tutur Basri. (d)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia