Advertisement
Indonesia Positif

Bakhtiar Wakkang Usul Almarhum Adi Darma dan Wahdiat Jadi Nama Jalan di Bontang

Di hadapan Wali Kota Bontang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengusulkan dua nama tokoh Bontang untuk mendapatkan apresiasi dan penghargaan. Bentukny ...

TIMES Indonesia,
Bakhtiar Wakkang Usul Almarhum Adi Darma dan Wahdiat Jadi Nama Jalan di Bontang
Almarhum Adi Darma. (Foto: Wikipedia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONTANG Di hadapan Wali Kota Bontang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengusulkan dua nama tokoh Bontang untuk mendapatkan apresiasi dan penghargaan. Bentuknya berupa pemberian nama jalan ataupun gedung. 

Kedua tokoh itu antara lain almarhum Adi Darma sebagai mantan Wali Kota Bontang periode 2021-2016 yang meninggal dunia Kamis (1/10/2020) silam, serta musisi atau pencipta lagu Mars Kota Bontang, almarhum Wahdiat Al Ghazali yang juga telah meninggal dunia Senin (3/3/2023) lalu. Keduanya dinilai memiliki jasa yang besar terhadap kemajuan Kota Taman.

Advertisement

“Agar Bontang tidak kehilangan sejarah,” kata pria yang akrab disapa BW itu, Kamis (29/6/2023).  

BW mengatakan, pihaknya meminta agar di Anggaran Perubahan 2023 ini usulan itu bisa diajukan.

Menanggapi usulan itu, Wali Kota Bontang Basri Rase bakal mengkaji dan merumuskan secara bersama terkait hal tersebut. Sebab pemberian penghargaan seperti ini juga diatur dalam peraturan yang dikeluarkan pemerintah.

“Semoga dapat kita wujudkan dengan baik,” tutur Basri Rase menanggapi usulan Bakhtiar Wakkang tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia