Advertisement
Indonesia Positif

Rusak Parah Terdampak Gempa, Rumah Seorang Nenek Dibedah

Rumah seorang nenek Sri Suyati (63) warga Dodogan RT 53, Srigading, Sanden, Bantul mengalami kerusakan cukup parah akibat diguncang gempa bumi pada Jumat (30/6/2023). ... ...

TIMES Indonesia,
Rusak Parah Terdampak Gempa, Rumah Seorang Nenek Dibedah
Personel TNI Polri serta para relawan gotong royong memperbaiki rumah Sri Suyati. (Foto: Polsek Sanden)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANTUL Rumah seorang nenek Sri Suyati (63) warga Dodogan RT 53, Srigading, Sanden, Bantul mengalami kerusakan cukup parah akibat diguncang gempa bumi pada Jumat (30/6/2023).

Rumah semi permanen berbentuk Limasan yang ditinggali seorang diri ini, mengalami ambrol pada bagian atap dan tembok mengalami retak-retak. 

Advertisement

Dengan kondisi seperti itu, Sri terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabatnya. Sementara itu, mengetahui kondisi itu, Polres Bantul bersama TNI, Tim relawan bekerjasama dengan Corporate Social Reponsibility (CSR) melakukan kegiatan bedah rumah.

Kapolres AKBP Ihsan melalui Kasi Humas Iptu I Nengah Prana Widnyana mengatakan bahwa kegiatan bedah rumah ini dilakukan untuk membantu warga terdampak gempa dan melibatkan sejumlah pihak.

"Kami sampaikan bahwa kami hari ini, TNI-Polri dan UP3 PLN Yogyakarta melakukan kegiatan kerja bakti sekaligus membantu warga atas nama Sri Surati, yang terdampak peristiwa gempa bumi yang terjadi pada hari Jumat kemarin," jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakatnya.

“Kerja bakti ini merupakan bukti kita untuk saling membantu sesama. Setidaknya kita bisa meringankan beban warga yang terdampak gempa,” ungkapnya.

Advertisement

Proses pengerjaan renovasi tahap awal yaitu menurunkan bagian atap rumah oleh warga sekitar dibantu oleh personel Polri dan gabungan TNI. 

“Untuk tahap selanjutnya yaitu pengerjaan kuda-kuda kembali oleh tukang kayu setempat serta pemasangan atap kembali,” jelasnya. 

Dalam pengerjaan renovasi rumah tersebut juga dilakukan penggantian kayu untuk memperkuat kerangka atap mengingat kayu yang lama sudah lapuk dan tidak dapat ditempati kembali.

Kegiatan kerja bakti juga dilaksanakan di lokasi lainnya, yakni di rumah Sabar di Padukuhan Kalangan RT 04 Tirtohargo Kretek Bantul. Di lokasi, personel gabungan TNI-Polri dan PLN melakukan kerja bakti merenovasi rumah Bapak Sabar yang rusak akibat gempa bumi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

E
PenulisEdy Setyawan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia