Advertisement
Indonesia Positif

UNIPMA Gelar Kerjasama Program International Credit Transfer dengan  ISPSC Filipina

Universitas PGRI Madiun (Unipma) kali ini bekerjasama dengan Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC) Filipina dalam Program International Credit Transfer.

TIMES Indonesia,
UNIPMA Gelar Kerjasama Program International Credit Transfer dengan  ISPSC Filipina
Pembukaan materi melalui power point zoom. (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADIUN Universitas PGRI Madiun (Unipma Madiun) kali ini bekerjasama dengan Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC) Filipina dalam Program International Credit Transfer. Program International Credit Transfer adalah bagian dari MBKM dalam memfasilitasi mahasiswa untuk menguatkan dan menambah kompetensi melalui perguruan tinggi lain.

Kegiatan selama satu semester, 14 mahasiswa dari Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC) Filipina memiliki kesempatan mengikuti perkuliahan secara daring pada mata kuliah Pendidikan Lintas Budaya (Cross-Cultural Education).

Advertisement

Mahasiswa tersebut akan tergabung dengan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah dasar UNIPMA. 

multiultura.jpg

Nantinya dalam 16 pertemuan, 6 pertemuan akan diampu oleh Taufik Hidayat Eko Yunianto, M.Pd. 
Tidak hanya itu, Program International Credit Transfer juga menghadirkan guru praktisi mengajar penggerak yang pandai dalam bahasa Inggris yakni Nastiti Rahajeng, S.Pd., Gr. dari Malang.

“Saya senang bisa berkontribusi dalam program ini, setidaknya saya bisa berbagi pengalaman saya dalam mengajarkan budaya pada anak didik saya, dan kali ini saya bisa berbagi tidak hanya dengan mahasiswa Indonesia,” ujar Nastiti Rahajeng, S.Pd., Gr.

Bagi perwakilan dari Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC) Filipina.

Advertisement

Nana juga mengungkapkan kebanggannya memperoleh pengalaman baru mengenai Pendidikan Lintas Budaya ini.

education.jpg

Harapannya, kedua mahasiswa dari kedua universitas tersebut mendapatkan pengalaman dan wawasan baru mengenai Pendidikan Lintas Budaya.

Taufik Hidayat Eko Yunianto, M.Pd., dosen pelaksana menambahkan mengenai tujuan dari Program International Credit Transfer ini adalah untuk pengetahuan baru buat mahasiswa tentang memahami perbedaan budaya, tantangan pendidikan, dan metode pengajaran.

Dengan terbukanya kolaborasi Pendidikan Lintas Budaya ini kedepannya akan memiliki efek positif pada generasi penerus mengenai perbedaan budaya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSuciati (CR-219) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia