Advertisement
Indonesia Positif

Dapat Suntikan Rp4 Miliar, Proyek Jalan Sedeng Pacitan Rampung Akhir 2023

Pembangunan ruas jalan tanjakan Mloko, Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan sepanjang 450 meter ditargetkan rampung dan dapat difungsikan akhir tahun 2023 mendatang. ... ...

TIMES Indonesia,
Dapat Suntikan Rp4 Miliar, Proyek Jalan Sedeng Pacitan Rampung Akhir 2023
Kondisi jalan baru yang akan diaspal hotmix dengan anggaran Rp4 Miliar. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PACITAN Mendapatkan suntikan dana Rp4 miliar, bersumber dari anggaran Dana Alokasi Kusus (DAK), pembangunan ruas jalan tanjakan Mloko, Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan sepanjang 450 meter ditargetkan rampung dan dapat difungsikan akhir tahun 2023 mendatang.

"Dapat anggaran Rp4 miliar, dari DAK. Alhamdulillah jumlah sedemikian untuk melanjutkan pembangunan ruas Jalan Kabuoaten tepatnya di tanjakan Mloko bisa selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat akhir tahun 2023 ini," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Pacitan, Muslih, Rabu (12/7/2023).

Advertisement

Muslih pun menyatakan saat ini untuk proses tander sudah pada tahapan pembuatan Surat Perjanjian Kontrak (SPK), dan segera dilakukan pengerjaan dilapangan.

"Saat ini sudah mulai tahapannya, pembuatan Surat Perjanjian Kontrak Kerja. Ya, nanti setelah administrasi tander selesai akan dimulai pengerjaan," imbuhnya.

"Dana jumbo tersebut, bakal digunakan untuk pengerasan landasan dan pengaspalan hotmix agar bisa maksimal, dan awet selama digunakan masyarakat melintas jalan tersebut untuk pengerasan bagian bawah dan pengaspalan," terangnya.

Sementara untuk pagar besi alias pembatas bagian kedua sisi jalan mengingat jalan tersebut menurun, lanjut Muslih menyatakan tidak masuk anggaran, sebab itu bagian dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan.

"Kalau itu bukan dari kami. Batas itu merupakan tanggungjawab dari Dinas Perubahan Kabupaten Pacitan," jelas Kabid Bina Marga PUPR Pacitan Muslih saat di kantornya.

Advertisement

Sementara untuk jalan lama masih tetap difungsikan menjadi jalan lingkungan alias tidak ditutup. "Kalau yang lama menjadi jalan lingkungan, tetap difungsikan," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rojihan
PenulisRojihanSarjana Managemen Pendidikan Islam di STAI NU Pacitan (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya, wisata, pemerintahan, pendidikan dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia