Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa IPA Unisla Kembangkan Media Pembelajaran Melalui Program Kampus Mengajar

Sebanyak 8 Mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla) telah sukses menyelesaikan program Kampus Mengajar angkatan 5 tahun 2023.

TIMES Indonesia,
Mahasiswa IPA Unisla Kembangkan Media Pembelajaran Melalui Program Kampus Mengajar
Nidaul Fitri Vinasti, mahasiswa Prodi IPA Unisla ketika mengikuti Kampus Mengajar di UPT SDN 302 Gresik sejak tanggal 20 Februari- 19 Mei 2023. Foto: Ja’far Shodiq (CR-161/AJP TIMESINDONESIA)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

LAMONGAN Sebanyak 8 Mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla) telah sukses menyelesaikan program Kampus Mengajar angkatan 5 tahun 2023.

Nidaul Fitri Vinasti, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA Unisla mengikuti program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tersebut itu dengan mengajar di UPT SDN 302 Gresik sejak tanggal 20 Februari - 19 Mei 2023.

Advertisement

Vinasti menuturkan, selama mengikuti progran kampus mengajar, Ia mendapatkan banyak pengalaman dan juga bisa menerapkan secara langsung teori-teori  yang selama ini diajarkan di perkuliahan.

IPA-Unisla.jpg

"Juga ikut berkontribusi meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik serta memajukan sistem pendidikan di Indonesia," katanya ketika di temui di sela-sela kegiatan sharing season di ruang Auditorium Gedung A Unisla, Jum'at, (14/7/2023).

Lebih lanjut Vinasti menjelaskan, selama pelaksanaan program ia memiliki beberapa program kerja yang paling utama yaitu menjadi mitra guru untuk menciptakan dan mengembangkan media pembelajaran, penataan ulang perpustakaan, pembuatan pojok baca, dan pembuatan mading untuk menunjang literasi siswa.

perpus.jpg

"Untuk numerasi kami biasa menggunakan math game, media ular tangga, dan juga kotak numerasi," tuturnya.

Sedangkan untuk adaptasi teknologinya, sambung Vinasti, ia mengadakan kelas untuk pengenalan teknologi mulai dari hardware dan juga belajar tentang Microsoft Office terutama Microsoft Word.

"Saya berharap, pengalaman selama mengikuti program ini bisa menjadi bekal saya nantinya untuk menjadi seorang pendidik yang baik dan mampu mengembangkan media pembelajaran yang inovatif sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik," ujarnya. (")

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

J
PenulisJa’far Shodiq (CR-161) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia