Advertisement
Indonesia Positif

Yudisium Kenaikan Tingkat Mahasiswa Menandai Kemajuan Pendidikan Pertanian

Senin, 17 Juli 223 menjadi hari bahagia bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) karena diadakan yudisium ...

TIMES Indonesia,
Yudisium Kenaikan Tingkat Mahasiswa Menandai Kemajuan Pendidikan Pertanian
Yudisium Kenaikan Tingkat Mahasiswa Polbangtan Malang, Senin (17/7/2023) di Aula Sasana Giri Sabha. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Senin, 17 Juli 223 menjadi hari bahagia bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) karena diadakan yudisium kenaikan tingkat. Mereka lulus naik tingkat memasuki jenjang berikutnya yang harus ditempuh selama menjalankan pendidikan di Polbangtan.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun pada akhir tahun ajaran/akademik di Polbangtan Malang. Dihadiri oleh 473 mahasiswa tingkat 1 dan 2, Direktur, Wakil Direktur, Kepala Jurusan, Kepala Program Studi, Sekretaris Program Studi dan dosen Pembimbing Akademik .

Advertisement

Penyematan dilakukan langsung oleh Direktur Polbangtan Malang, kepada enam orang mahasiswa perwakilan dari masing masing tingkat dan program studi di Aula Ssana Giri Sabha Polbangtan Malang.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan atribut pangkat. Hal ini merupakan tradisi di Polbangtan menandai adanya kenaikan tingkat dari mahasiswa Polbangtan sebagai unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan dari Kementerian Pertanian RI di bawah pengelolaan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).

Mahasiswa-Polbangtan-2.jpg

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak mahasiswa  Polbangtan  untuk bersama-sama menghadapi berbagai ancaman krisis global. Di antaranya dengan meningkatkan kualitas akademik dan menguasai kemampuan teknologi mekanisasi.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan dalam berbagai aspek dan lini bangsa harus mampu beradaptasi dengan cepat. Termasuk mahasiswa Polbangtan dalam mengelola produksi pertanian yang lebih maju dan modern. 

Advertisement

Mudah-mudahan mereka menjadi orang-orang yang besok lebih bisa berbuat bagi bangsa dan negaranya ini. Kita berharap besok akan hadir pertanian-pertanian modern, dengan menggunakan teknologi yang lebih maju tanpa mengabaikan pentingnya manusia yang banyak di Indonesia untuk secara bijaksana termanfaatkan," katanya.

Di sisi lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi berharap para mahasiswa Polbangtan dapat menjadi petani milenial. Dengan demikian, sektor pertanian di Indonesia dapat terus berkembang.

"Kita harapkan para mahasiswa Polbangtan bisa menjadi job creator, yaitu pengusaha petani milenial. Teman-teman harus bisa merekrut orang-orang sekitar untuk bersama-sama berkiprah di sektor pertanian," pungkas Dedi.

Mahasiswa-Polbangtan-3.jpg

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana mengatakan agar seluruh mahasiswa lebih amanah dan lebih dewasa. Selain itu agar selalu mengembangkan diri dengan giat belajar dan berdoa.

“Pangkat yang ada di bahu adalah beban yang harus dipikul. Ada tanggung jawab kita untuk menjaga amanah dan kepercayaan itu dengan baik. ” kata Uud sapaan akrab Direktur Polbangtan Malang. 

Pada kesempatan ini juga di umumkan prestasi akademik maupun non akademik beberapa mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk dapat meningkatkan motivasi seluruh mahasiswa agar lebih meningkatkan usaha, sehingga akan mendapatkan hasil prestasi yang lebih baik lagi di masa mendatang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia