Advertisement
Indonesia Positif

Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif, Menjembatani Kesenjangan Literasi

Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif (TBM), hadir sebagai solusi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memperoleh akses terhadap pendidikan dan baca tulis yang mer ...

TIMES Indonesia,
Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif, Menjembatani Kesenjangan Literasi
Haryo Gilar Priyambodo, Salah Satu Mahasiswa Magang Asal Universitas Brawijaya Sedang Memberikan Materi Pembelajaran Kepada Anak-Anak Dusun Sukosari, Jum’at (21/07/2023) (FOTO: M. Ade Nur Alfian/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Di sebuah desa terpencil yang berada di Malang Selatan, terdapat wadah edukasi dan literasi yang unik dan inspiratif telah muncul di wilayah ini. Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif (TBM), hadir sebagai solusi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, untuk memperoleh akses terhadap pendidikan dan baca tulis yang merata.

Terletak di dusun Sukosari, desa Rejoyoso, kecamatan Bantur, Taman Baca Galeri Kreatif menjadi sarana yang menginspirasi dan membuka peluang baru bagi semua kalangan.

Advertisement

Muzeki S.Pd, beliau adalah salah satu founder dari Taman Baca Masyarakat Galeri Kreatif. Beliau mulai membuka wadah edukasi di dusun Sukosari ini sejak tahun 2011.

“Kampung ini banyak migrasinya, banyak orang tua yang bekerja di luar negeri, otomatis pendampingannya juga kurang," kata Pendiri TBM, Muzeki. S.Pd.

Selain memberikan edukasi, beliau ingin membuka kesempatan bagi anak-anak untuk bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti kuliah. Kehadiran Taman Baca Galeri Kreatif di Malang Selatan menjadi angin segar bagi masyarakat dusun Sukosari dan sekitarnya.

Kegiatan pembelajaran ini bermacam-macam, terdapat taman baca yang bisa diakses selama 24 jam. Setelah itu, TBM telah meminjamkan ke berbagai sekolahan terdekat sebanyak 100 eksemplar secara rolling. Ada juga kegiatan pembimbingan dan motivasi belajar di hari senin hingga kamis, dipagi hari untuk anak Sekolah Dasar dan malam hari untuk Sekolah Menengah Atas dan tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Gurunya disini ada yang volunteer dari luar dan ada juga teman-teman mentor yang memang sudah besar dari sini," kata Muzeki.

Advertisement

TBM telah berkolaborasi dengan 13 komunitas seperti Forum Komunikasi Taman Bacaan Masyarakat (FKTBM), Ngalam Community, Persatuan Komunitas Malang Selatan dan masih banyak lagi. 

“Harapan kedepannya cuma kalau ada anak didik kami yang sudah lulus dan sudah kuliah minimal membawa 1 anak dari kampung sini untuk kuliah, sehingga generasi penerus di desa ini dapat kuliah semua," kata Muzeki. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisM. Ade Nur Alfian (PKL) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia