Advertisement
Indonesia Positif

Peringatan HAN 2023, Momen Tingkatkan Hubungan Emosional Ortu-Guru dan Siswa

Anak-anak di Kota Kediri diminta untuk berani melaporkan ketika mengalami atau mengetahui tindak bullying serta bentuk kekerasan ...

TIMES Indonesia,
Peringatan HAN 2023, Momen Tingkatkan Hubungan Emosional Ortu-Guru dan Siswa
Salah satu peserta lomba tari dalam peringatan Hari Anak Nasional Kota Kediri (foto: Yobby/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

KEDIRI Anak-anak di Kota Kediri diminta untuk berani melaporkan ketika mengalami atau mengetahui tindak bullying serta bentuk kekerasan lainnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menegaskan anak-anak di Kota Kediri harus tumbuh dan berkembang dengan baik untuk mencetak generasi emas di masa mendatang bukan generasi cemas.

Advertisement

Hal itu diungkapkan Wali Kota Kediri usai memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2023 bersama ribuan pelajar Kota Kediri. Peringatan HAN ke 39 ini, merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan beserta Forum Anak Kota Kediri, dan Lembaga Perlindungan Anak serta seluruh stakeholder pendidikan yang ada di Kota Kediri. 

Peringatan HAN kali ini cukup berbeda, ada banyak lomba digelar. Mulai dari seni budaya sampai ketrampilan."Memberikan ruang dan media untuk anak-anak mengeksplor potensi yang dimilikinya. Jadi dari anak untuk anak. Mudah-mudahan acara seperti ini terus ada," ujar Wali Kota Kediri, Rabu (26/07/2023). 

Menariknya lagi lomba dalam peringatan Hari Anak Nasional ini tidak hanya diikuti oleh para pelajar, tapi juga para guru serta orang tua pelajar.  Semua saling berkolaborasi dalam lomba.

Setidaknya 5000 pelajar, orang tua dan guru ambil bagian dalam lomba-lomba tersebut. Para pelajar merupakan perwakilan setiap sekolah yang ada di Kota Kediri, baik TK, SD, SMP sampai SMA. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan menuturkan lomba-lomba tersebut digelar untuk bisa makin meningkatkan hubungan emosional dan komunikasi antara orang tua - guru dan pelajar. 

Advertisement

Dengan komunikasi antara ketiga pihak tersebut makin terbuka dan terjalin baik, diharapkan juga turut mampu membantu menekan terjadinya bullying di lingkungan sekolah. 

"Siswa, guru dan orang tua harus punya hubungan emosional yang kuat agar anak mau bercerita dan mengungkapkan. Karena itu dalam lomba ini kita libatkan ketiganya. Kita akan tekan bullying, sampai Kota Kediri zero bullying," tegasnya. 

Selain itu dalam mencegah bullying sendiri, Dinas Pendidikan Kota Kediri juga terus melakukan pemantauan dan pengawasan. Tidak hanya melalui pihak sekolah, tapi juga melalui Forum Anak Kota dan Lembaga Perlindungan Anak Kota Kediri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yobby Lonard Antama Putra
PenulisYobby Lonard Antama PutraPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia