Advertisement
Indonesia Positif

Cegah Banjir, MMD UB Kenalkan Biopori pada Warga Sukosewu Bojonegoro

Kelompok 899 Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) menggelar proyek pemasangan biopori di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bo ...

TIMES Indonesia,
Cegah Banjir, MMD UB Kenalkan Biopori pada Warga Sukosewu Bojonegoro
Proses pemasangan Biopori di Desa Sukosewu yang dipelopori oleh MMD UB. (Foto: Humas UB)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BOJONEGORO Kelompok 899 Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) menggelar proyek pemasangan biopori di Dusun Jajar, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro. Hal itu dilakukan untuk mengatasi masalah peresapan air hujan, mengurangi risiko banjir, dan meningkatkan kualitas air tanah di sekitar wilayah tersebut.

Biopori sendiri adalah lubang vertikal yang digali di tanah dengan diameter sekitar 10-15 cm dan kedalaman sekitar 100 cm. Lubang ini berfungsi sebagai akses untuk air hujan agar dapat langsung meresap ke dalam tanah, mengurangi genangan air dan menghindari pembuangan air yang tidak efisien. Selain itu, biopori juga membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi erosi.

Advertisement

“Dalam pelaksanannya, kami bekerja sama menggali lubang biopori di berbagai titik strategis di Dusun Jajar. Mereka juga memasang pipa penghubung dari permukaan biopori ke saluran air utama untuk memastikan aliran air hujan dapat mencapai tanah dengan lancar,” ucap Kordinator Desa Kelompok 889 MMD UB, Aldi Pamungkas.

Proses pemasangan biopori ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, tetapi juga memberikan pembelajaran berharga bagi semua peserta. Mahasiswa MMD mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh selama studi dan merasakan dampak nyata dari tindakan mereka.

MMD-UB.jpg

Di sisi lain, warga RT 27 Dusun Jajar belajar tentang pentingnya peran individu dalam menjaga lingkungan dan bagaimana tindakan sederhana seperti pemasangan biopori dapat memberikan perubahan yang signifikan.

Kepala Dusun Jajar, Krisna menyambut positif keberhasilan proyek ini dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa MMD kelompok 899 UB atas sumbangsih mereka.

Advertisement

“Saya berharap proyek ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat setempat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Krisna.

"Semoga proyek ini menjadi inspirasi bagi upaya lainnya dalam menjaga keberlanjutan alam dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi kita semua," pungkasnya.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia