Advertisement
Indonesia Positif

Satpol-PP Ponorogo Sosialisasi Berantas Rokok Ilegal Lewat Pergelaran Wayang Kulit

Pemkab Ponorogo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal dengan menggelar pertunjukan wayang kulit di Desa Gegeran ...

TIMES Indonesia,
Satpol-PP Ponorogo Sosialisasi Berantas Rokok Ilegal Lewat Pergelaran Wayang Kulit
Bupati Sugiri Sancoko didampingi Kepala Satpol-PP Ponorogo Joko Waskito saat menyerahkan gunungan kepada dalang Ki Sumanto. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PONOROGO Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal dengan menggelar pertunjukan wayang kulit di Desa Gegeran Kecamatan Sukorejo, Sabtu (29/7/2023 malam.

Selain itu, Satpol-PP Ponorogo yang bekerjasama dengan Kantor Bea Cukai Madiun juga menggelar sosialisasi dengan masyarakat umum, baik pedagang dan petani tembakau.

Advertisement

"Kami juga melakukan sosialisasi tatap muka masyarakat umum seperti pedagang dan petani tembakau untuk memberi pemahaman terhadap peredaran rokok ilegal di masyarakat," ujar Kepala Satpol-PP Ponorogo Joko Waskito.

Ia juga mengungkap, sosialisasi penggunaan cukai rokok juga dilakukan dengan pendekatan budaya lewat pergelaran wayang kulit, dan masyarakat diharapkan bisa mengerti tentang peredaran rokok ilegal yang tidak dilengkapi pita cukai. Sebab rokok yang biasa disebut bodong tersebut merugikan negara.

"Sosialisasi melalui budaya ini saya kira paling bisa mengena ke lapisan masyarakat. Di samping bisa nguri-nguri kebudayaan, juga bisa mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan melalui wayang. Masyarakat terhibur, pesannya juga sampai di masyarakat," terang Joko Waskito.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang hadir dalam sosialisasi tersebut mengungkapkan, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sangat berperan penting dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Ponorogo, khususnya dalam peningkatan pelayanan mutu kesehatan.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan ikut serta memerangi peredaran rokok ilegal di Ponorogo. "Laporkan kalau ada yang menjual rokok ilegal atau tanpa cukai. Karena dari hasil cukai tersebut, kita bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya juga dengan pertunjukan seperti ini," ungkap  Bupati Sugiri Sancoko. (d)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia