Advertisement
Indonesia Positif

Bontang Raih KLA, Raking Ingatkan Upaya Penurunan Kasus Stunting

Tahun ini, Kota Bontang kembali ditetapkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. ... ...

TIMES Indonesia,
Bontang Raih KLA, Raking Ingatkan Upaya Penurunan Kasus Stunting
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking (FOTO: Setwan Bontang)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONTANG Tahun ini, Kota Bontang kembali ditetapkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Puspayoga kepada Wakil Wali Kota Bontang, Najirah di Semarang, Jawa Tengah. 

Advertisement

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking, mengapresiasi capaian yang telah diraih Pemkot Bontang. Bahkan prestasi ini bukan yang pertama kali diraih Pemkot, namun sudah beberapa kali di kategori yang sama. Pihaknya berharap, ke depan prestasi tersebut bisa ditingkatkan, minimal dipertahankan. 

"Namun yang harus menjadi konsen Pemkot Bontang saat ini, yakni masalah stunting. Karena kasus kita (Bontang) masih tinggi. Kami berharap pemkot bisa menurunkannya," ungkapnya saat dikonfirmasi media ini, Senin (31/07/2023).

Untuk itu, pihaknya mendorong adanya upaya pemenuhan gizi khususnya bagi masyarakat yang terindikasi memiliki keturunan stunting. Harapannya lewat upaya itu, kasus stunting bisa ditekan. 

Sebagai salah satu upaya mendukung hal itu, dirinya bakal mendorong para pengurus Dasa Wisma untuk menyelenggarkan lomba masak dengan menu makanan bergizi. Harapannya, konsep masakan yang dibuat nantinya bisa menjadi contoh bagi para ibu lainnya dalam menyajikannya ke anak maupun keluarga. 

"Nanti kegiatan lomba masaknya akan kami dorong di anggaran perubahan," ucapnya. 

Advertisement

Diketahui, data terakhir yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Bontang prevalensi stunting di Bontang masih mencapai 21,18 persen. Jauh dari angka capaian yang mesti dicapai yakni sebesar 14 persen. (*)

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia