Advertisement
Indonesia Positif

DPR RI Ajak Pengguna Sosmed Ikut Pantau Stok LPG

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung memastikan stok LPG 3Kg di Kota Medan, Sumatera Utara, cukup. Kepastian itu didapatkan setelah pihaknya mengunjungi beberapa ...

TIMES Indonesia,
DPR RI Ajak Pengguna Sosmed Ikut Pantau Stok LPG
Wakil ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung saat mengunjungi salah satu pangkalan LPG di Medan - (FOTO: dok Martin Manurung Center)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung memastikan stok LPG 3Kg di Kota Medan, Sumatera Utara, cukup. Kepastian itu didapatkan setelah pihaknya mengunjungi beberapa pangkalan dan berdialog dengan penjual menanyakan terkait pasokan LPG. 

"Saya apresiasi langkah cepat Pertamina yang telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan kehandalan suplai LPG 3 kg bagi masyarakat," tegas Martin Manurung dalam keterangannya yang diterima Rabu 3 Agustus 2023. 

Advertisement

Meski cukup, ia meminta supply gas elpiji mulai dari SPBE, agen sampai pangkalan terus disempurnakan secara terus menerus dengan sistem digital. Sehingga stok selalu termonitor dan jika terjadi kekurangan, dapat segera diisi. Sistem digital ini kemudian dilanjutkan untuk pembelian gas elpiji subsidi oleh para penerima yang berhak dan telah terdaftar.

"Perbanyak pangkalan sebagai lini akhir pembelian. Pangkalan-pangkalan kecil harus diperbanyak sehingga seluruh lini penjualan masuk ke dalam sistem," jelasnya.

Menurut Martin, perlu diberikan edukasi kepada masyarakat dan antisipasi saat peak season untuk menghindari panic buying. 

"Jangan panic buying, stok LPG cukup. Kalau perlu libatkan para pelaku sosial media untuk aktif edukasi dan social control,” ucapnya.

Di sisi lain, penegakan hukum untuk para begal elpiji subsidi. Begal ini adalah yang mengoplos gas elpiji subsidi. Komisi VI DPR RI mendukung Pertamina untuk mengambil langkah tegas bersama aparat penegak hukum.

Advertisement

"Subsidi ini anggaran yang diperuntukkan untuk kelompok-kelompok miskin, yang memang harus dibantu oleh negara. Jadi harus ada kesadaran dari publik, kalau kita menggunakan barang subsidi berarti kita mengambil hak orang lain. Jangan kita mengambil hak si miskin, agar stok LPG 3 kg ini cukup," katanya. 

Dalam kunjungannya, Martin Manurung menyambangi beberapa pangkalan LPG. Diantaranya Pangkalan S. Manalu di Jalan Bajak II, Marindal, Medan Amplas, Pangkalan Tulus TR Simbolon di Menteng VII No. 16, Medan Denai, Pangkalan Azuardi di Jalan Selamat 12-8, Medan Denai dan Pangkalan W. Malau Jalan M.G Manurung, Timbang Deli, Medan Amplas. 

Politisi NasDem itu juga memantau aktivitas di Agen LPG 3 kg yang berada di Jalan Amaliun, Gg Umanat No. 1 Medan.(adv)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSumitro Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia