Advertisement
Indonesia Positif

Ayo Warga Bondowoso Ikut Turnamen Mobile Legends Bareng Cak Lihin

Turnamen Mobile Legends ini berhadiah jutaan rupiah ... ...

TIMES Indonesia,
Ayo Warga Bondowoso Ikut Turnamen Mobile Legends Bareng Cak Lihin
Flyer Turnamen Mobile Legends Bareng Cak Lihin (FOTO: Cak Lihin for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONDOWOSO Khusus warga Bondowoso pecinta Mobile Legends, saatnya mengikuti turnamen yang diselenggarakan Cak Lihin.

Pria bernama lengkap Ahmad Shalihin menggelar turnamen Mobile Legends untuk memfasilitasi para pecinta olahraga e-sport ini. Apalagi saat ini Mobile Legends sudah resmi sebagai salah satu cabang olahraga kategori e-sport.

Advertisement

Turnamen Mobile Legends ini berhadiah jutaan rupiah. Pendaftaran dibuka sejak Minggu 20 Agustus hingga 4 September 2023. Selanjutnya technical meeting diselenggarakan pada 6 September 2023. Waktu pelaksanaan turnamen digelar selama dua hari, tanggal 9 hingga 10 September 2023.

Kuota terbatas, maksimal 32 tim dengan ketentuan lima pemain inti dan satu orang cadangan. Adapun syaratnya pendaftar harus berdomisili di Dapil V yakni Kecamatan Tegalampel, Pakem, Wringin, Taman Krocok, Binakal dan Curahdami. Dibuktikan dengan menyertakan foto KTP.

Pastinya, pendaftaran turnamen Mobile Legends ini tidak dipungut biaya alias gratis. Total ada hadiah uang sebesar Rp 1,5 juta plus hadiah menarik lainnya.

Menurut Cak Lihin, calon Anggota DPRD Dapil V Bondowoso, ajang ini juga dijadikan sebagai momen edukasi politik. Mengingat penggemar Mobile Legends mayoritas adalah kalangan anak muda atau milenial.

Menurut politisi Nasdem ini, anak muda harus melek politik. Memiliki literasi politik dalam berdemokrasi. "Salah satu ekspresi demokrasi itu adalah saat Pemilu. Anak muda tidak boleh acuh, harus berpartisipasi, jangan sampai golput," jelas dia.

Advertisement

Apalagi di masa akan datang, anak muda lah yang akan mewarnai secara langsung jalannya politik dan demokrasi ini. "Kalau mulai sekarang tidak dilibatkan, tidak diedukasi, bisa-bisa mereka tidak peduli dengan politik," jelas dia.

Keterlibatan anak muda dalam politik tidak harus masuk dalam partai. Tetapi ikut mengawasi jalannya demokrasi, jalannya pemerintahan itu sudah sangat cukup. "Sadar politik kan tidak harus masuk partai," imbuh dia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia