Advertisement
Indonesia Positif

Go Internasional, IAIDA Blokagung Banyuwangi Gandeng Kampus Terbaik Malaysia

Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung di Banyuwangi, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikannya. Bahkan, kini kampus yang berada ...

TIMES Indonesia,
Go Internasional, IAIDA Blokagung Banyuwangi Gandeng Kampus Terbaik Malaysia
Go internasional, kampus IAIDA Blokagung, Banyuwangi, bekerjasama dengan kampus Universitas Putra Malaysia (UPM). (Foto : IAIDA Blokagung for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA Blokagung) di Banyuwangi, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikannya. Bahkan, kini kampus yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari ini telah meraih status internasional.

Pada Selasa (22/8/2023), IAIDA Blokagung menjalin kerjasama dengan Universitas Putra Malaysia (UPM) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. UPM sendiri merupakan salah satu universitas terbaik di Malaysia.

Advertisement

Upaya baik dari IAIDA Blokagung ini mendapat apresiasi dan sambutan positif. Salah satunya adalah izin bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) tingkat Strata Dua (S2) untuk menggelar overseas seminar dengan tema 'Tantangan dan Peluang Manajemen Pendidikan Islam di Era Society 5.0'.

Dalam acara tersebut, hadir Dekan Fakulti Pengajian Pendidikan UPM, Prof. Madya Doktor Wan Marzuki Wan Jaafar beserta wakil dekan, panitia, dan dosen pendidikan Islam. Dari pihak IAIDA Blokagung, hadir Rektor Dr. KH. Ahmad Munib Syafa'at, Lc, M.E.I, didampingi oleh Dekanat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan serta Ketua Program Studi S2 MPI.

IAIDA-Blokagung-2.jpg
Go internasional, kampus IAIDA Blokagung, Banyuwangi, bekerjasama dengan kampus Universitas Putra Malaysia (UPM). (Foto : IAIDA Blokagung for TIMES Indonesia)

Dalam sambutannya, Prof. Madya Dr. Wan Marzuki Wan Jaafar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh IAIDA Blokagung. Menurutnya, UPM, khususnya Fakulti Pengajian Pendidikan, berkomitmen untuk memperkuat kerjasama dengan institusi-institusi Islam di kawasan Melayu dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Islam.

"Oleh karena itu, kami akan mengundang IAIDA Blokagung dalam pertemuan asosiasi dekan fakultas pendidikan se-dunia yang akan diadakan di Surabaya pada bulan Oktober 2023 mendatang," ujarnya pada Rabu (23/8/2023).

Advertisement

Rektor IAIDA Blokagung, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa'at, Lc, M.E.I, juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama ini. Menurutnya, kesediaan UPM untuk berkolaborasi menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika IAIDA Blokagung dalam mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi berbasis pesantren yang unggul dan kompetitif di tingkat Asia Tenggara.

Gus Munib, sapaan akrab Rektor IAIDA Blokagung, berharap agar kolaborasi ini dapat melahirkan kerja sama lebih lanjut, seperti perkuliahan bersama, penulisan artikel di jurnal-jurnal ternama, penelitian kolaboratif, pengabdian masyarakat, dan penulisan buku ajar.

Setelah kesepakatan ini, UPM dan IAIDA Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur, berencana menjalankan berbagai kegiatan kolaboratif selama tiga tahun ke depan. Dengan kerjasama ini, IAIDA Blokagung semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pendidikan Islam berkualitas dengan jangkauan internasional.(s)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia