Advertisement
Indonesia Positif

Ratusan Umat dari Berbagai Agama Hadiri Seminar Kebangsaan Paroki MDKS

Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Paroki Maria Diangkat Ke Surga (MDKS) ada banyak kegiatan yang diselenggarakan. ...

TIMES Indonesia,
Ratusan Umat dari Berbagai Agama Hadiri Seminar Kebangsaan Paroki MDKS
Ketua Panitia HUT ke 70 Paroki MDKS Budi Kusumaning Dyah dalam acara Seminar Kebangsaan, Sabtu (26/8/2023). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Paroki Maria Diangkat Ke Surga (MDKS) ada banyak kegiatan yang diselenggarakan. Serangkaian acara HUT Paroki MDKS mulai dari kegiatan sosial, hingga kegiatan yang dapat merawat persatuan dan kebinekaan pun digelar dengan meriah.

Seperti pada Sabtu (26/8/2023), Paroki MDKS menggelar seminar kebangsaan. Dua narasumber kompeten dihadirkan untuk jadi pembicara dalam seminar kebangsaan yang mengambil tema Merajut Bhineka Tunggal Ika Dalam Bingkai NKRI Untuk Indonesia Gemilang tersebut.

Advertisement

Yakni Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, yang diwakili oleh Wakil Rektor 1 UMM Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si dan juga Rektor Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Widya Sasana Malang, Prof. Dr. FX. Eko Armada Riyanto.

Ketua panitia, Budi Kusumaning Dyah mengatakan acara ini digelar untuk memberikan wawasan kebangsaan untuk seluruh umat beragama. Terbukti ratusan umat dari berbagai agama mulai dari Katolik saja, Islam, Kristen, Hindu, dan Budha datang dengan antusias mengikuti seminar tersebut.

Terlihat pula hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo, serta dari TNI Polri.

"Semoga wawasan ini menjadi kekuatan, motivasi, dan inspirasi bersama  bagaiamana menjadi anak bangsa yang baik, untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangan oleh para pejuang," ucapnya.

Sebagai umat Katolik, Dyah juga berpesan agar dengan adanya seminar kebangsaan ini, kedepan tidak ada umat Katolik yang tidak mau atau bahkan alergi dengan politik.

Advertisement

"Tidak alergi dalam berpolitik,  tidak ada umat katolik yang tidak menggunakan hak pilihnya. Tidak ada yang boleh alergi berpolitik supaya indonesia semakin maju kedepanya," tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap, tidak ada lagi konflik atau perseteruan yang terjadi karena perbedaan agama, suku, atau ras. Karena sesungguhnya perbedaan ini adalah sebuah kekayaan yang dimiliki NKRI.

"Sehingga kerukunan ini harus terus dijaga, dirawat, dan dipelihara agar Indonesia terus damai dan semakin gemilang," pungkas Dyah pada seminar kebangsaan yang digelar Paroki MDKS. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia