Indonesia Positif

Pemda Pangandaran Harus Memanfaatkan Kegiatan Pusat Ditarik ke Daerah

Rabu, 30 Agustus 2023 - 19:50 | 48.80k
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pangandaran Asep Noordin. (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pangandaran Asep Noordin. (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PANGANDARANPemda Pangandaran harus memanfaatkan kegiatan dari pusat ditarik ke daerah. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Asep Noordin mengatakan, beberapa daerah sudah ada koordinasi di mana rapat skala nasional bisa dilaksanakan di daerah.

“Peluangnya sangat baik untuk daerah jika kegiatan pusat ditarik ke daerah,” kata Asep, Rabu (30/8/2023).

Advertisement

Asep juga menambahkan, menurutnya, rapat tingkat pemerintah nasional jika ditarik ke Pangandaran bisa memiliki daya tawar yang baik untuk meningkatkan pemasukan pendapatan.

Asep menjelaskan, kegiatan baik yang dilaksanakan di dalam ruangan atau luar ruangan memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan atau pajak daerah.

“Pangandaran ini daerah wisata pasti perhotelan akan bergeliat jika dibanding daerah lain,” jelasnya.

Alam Pangandaran sangat kaya, punya daya tawar baik punya alam yang luar biasa, fasilitas hotel, restoran yang bisa dimanfaatkan.

Asep menyebutkan, bagaimana Pemerintah Daerah Pangandaran berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan itu semua.

“Gagasan dan ide yang kami miliki ini rasa saya sangat tepat karena Pemerintah Pusat sebenarnya sedang mendorong kegiatan-kegiatannya ke daerah,” paparnya.

Kondisi tersebut harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, karena pusat juga berupaya untuk mendorong fiskal daerah dengan cara menggeser pemerintah ke daerah.

Selain rapat atau event Government, kata Asep, festival atau event rutin seperti musik, festival budaya, otomotif, harus dimaksimalkan oleh Kabupaten Pangandaran.

“Pemerintah Daerah Pangandaran harus membuat skala prioritas untuk menggenjot pendapatan dan mengingat hal-hal yang tidak penting,” tutupnya (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES