Indonesia Positif

Berlaga di 32 Cabor, Kabupaten Kediri Bawa Misi Tembus 8 Besar Porprov Jatim 2023

Jumat, 01 September 2023 - 20:50 | 40.68k
Sejumlah atlet Kabupaten Kediri (foto : yobby/Times Indonesia)
Sejumlah atlet Kabupaten Kediri (foto : yobby/Times Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, KEDIRIKabupaten Kediri mengusung misi besar di ajang multievent olahraga Porprov Jatim 2023. Setelah tahun lalu hanya finish di luar 20 besar, tahun ini Kabupaten Kediri menargetkan posisi 8 besar. 

Pada tahun 2022 lalu, Kabupaten Kediri hanya finish di urutan 22 dengan 9 emas, 12 perak dan 9 perunggu. Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menuturkan dengan persiapan yang sudah berjalan sejak bulan Januari lalu, Kabupaten Kediri yakin bisa mewujudkan target tersebut. 

Advertisement

"Kita optimis masuk 8 besar.  Harapannya semua teman-teman atlet bisa meraih medali emas. Prestasi mereka adalah prestasi Kabupaten Kediri," tutur Wakil Bupati Kediri usai melepas kontingen atlet yang akan berlaga di Porprov Jatim 2023, Jumat (01/09/2023). 

Semangat yang sama turut diungkapkan Ketua KONI Kabupaten Kediri Dedi Kurniawan. Target 20 emas, 30 perak, dan 40 perunggu dari 32 cabang olahraga yang diikuti ditetapkan untuk merebut posisi 8 besar Porprov 2023. "Cabang olahraga (cabor) unggulan ada 5 yakni tarung derajat, karate, renang tenis meja dan kurash. Dari kelima cabor itu, diharapkan bisa meraih 12 medali emas," tutur Dedi Kurniawan. 

Tarung derajat memang bisa diandalkan untuk merebut medali. Di Porprov Jatim 2022, Tarung derajat menjadi penyumbang emas terbesar Kabupaten Kediri dengan 4 Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu. Sementara cabor kurash sendiri meski baru masuk  KONI Kabupaten Kediri, memiliki potensi besar untuk meraih medali. 

Sebelum pelepasan sendiri, 3 cabang olahraga sudah lebih dulu berangkat. Seperti cabang pencak silat yang sudah berangkat sejak 20 Agustus kemarin. Lalu juga ada futsal dan bola basket yang sudah melaju ke babak selanjutnya.

"Untuk sepakbola berangkat hari ini," tambah Dedi. 
Sepakbola Kabupaten Kediri sendiri berangkat dengan modal berharga, dengan berstatus sebagai juara grup D. 

Selain persiapan fisik dan mental, KONI Kabupaten Kediri juga menyiapkan persiapan teknis seperti menempatkan tenaga IT untuk merekam pertandingan.

Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi kepemimpinan wasit yang tidak sesuai. "Setiap pertandingan akan dishooting, untuk bahan kajian," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES