Advertisement
Indonesia Positif

Warga Penanggungan Malang Gelar Lomba Lukis Layah Gerabah

Masih dalam rangka HUT ke-78 RI, warga RW 02 Kelurahan Penanggungan, Kota Malang mengadakan lomba gambar dan lukis layah gerabah. Kegiatan tersebut digelar di Pasar Kremp ...

TIMES Indonesia,
Warga Penanggungan Malang Gelar Lomba Lukis Layah Gerabah
Pelaksanaan lomba gambar dan lukis layah gerabah di Jalan Banten Kota Malang, Sabtu (02/09/2023). (FOTO: Warga RW 02 Penanggungan).
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Masih dalam rangka HUT ke-78 RI, warga RW 02 Kelurahan Penanggungan, Kota Malang mengadakan lomba gambar dan lukis layah gerabah. Kegiatan tersebut digelar di Pasar Krempyeng Kampung Baru atau tepatnya di Jalan Banten, Sabtu (2/9/2023) lalu.

Lomba gambar dan lukis layah gerabah ini dalam pelaksanaannya tidak memiliki tema khusus, karena selaras dengan tujuan diselenggarakannya lomba ini yaitu meningkatkan kreativitas pada anak.

Advertisement

Acara ini merupakan salah satu acara yang selalu digelar setiap tahunnya. Lomba ini termasuk kategori unik yang sangat berbeda dengan lomba-lomba yang sering kita jumpai. Biasanya, media yang digunakan untuk lomba yakni menggunakan kertas. Namun berbeda dengan lomba kali ini, media yang digunakan ialah memakai layah gerabah.

Layah gerabah dipilih menjadi bagian dari lomba karena media tersebut merupakan salah satu unsur jati diri dari Kelurahan Penanggungan. Kelurahan ini dijuluki sebagai kampung gerabah. Sebagai penghasil gerabah, maka dengan adanya ini salah satu bentuk memperkenalkan potensi yang ada di wilayah Kelurahan Penanggungan.

Lukis-Gerabah-a.jpg
Alat dan bahan yang digunakan untuk penunjang lomba gambar dan lukis layah gerabah, Sabtu (02/09/2023). (FOTO: Putri Filiana/TIMES Indonesia).

Hasil karya dari lomba gambar dan lukis layah gerabah ini tak semerta-merta dibuang begitu saja. Namun adanya pelaksanaan dari kegiatan ini, juga diselingi dengan belajar bagaimana hasil karya itu selanjutnya laku jika dipasarkan. Untuk mencapai tolak ukur tersebut, maka diperlukannya seleksi dalam peserta lomba.

Peserta dalam lomba gambar dan lukis layah gerabah ini merupakan peserta yang telah lolos tahap seleksi usulan sketsa. Peserta tersebut merupakan peserta yang dirasa mampu menghasilkan karya yang layak dijual. Dengan keikutsertaan lomba ini, peserta sudah mampu menghasilkan uang sendiri karena besar kecilnya harga dari hasil karya ditentukan oleh pengkarya.

Advertisement

Secara keseluruhan, tidak hanya media yang digunakan saja yang berkategori spesial. Namun dalam jumlah peserta juga termasuk hal yang unik. Peserta yang diterima oleh panitia penyelenggara untuk mengikuti lomba gambar dan lukis layah gerabah ini hanya sebesar 17 peserta. Hal itu karena selaras dengan tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu tepat pada tanggal 17. 

Sugeng Akbari selaku Ketua RT 04/RW 02 Kelurahan Penanggungan ini berharap lomba yang menjadi level RW. bisa naik ke tahap kelurahan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia