Advertisement
Indonesia Positif

Gubernur Jatim Canangkan Desa Ngarjo Mojokerto sebagai Lokasi Manajemen Tanah Sehat

Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ditetapkan sebagai lokasi penerapan Manajemen Tanah Sehat (MTS) di Jawa Timur. ...

TIMES Indonesia,
Gubernur Jatim Canangkan Desa Ngarjo Mojokerto sebagai Lokasi Manajemen Tanah Sehat
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam Program MTS, Desa Ngarjo, Mojokerto. (FotoK Dok. Kominfo Mojokerto)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MOJOKERTO Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ditetapkan sebagai lokasi penerapan Manajemen Tanah Sehat (MTS) di Jawa Timur. Pencanangan ini dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa program ini upaya untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur. Tidak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan harapannya supaya Provinsi Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan nasional.

Advertisement

“Penghasilan beras dari Jawa Timur terutama di Mojokerto ini secara kualitas sudah bagus, namun secara kuantitas kita masih kalah dengan Jawa Tengah yang berturut-turut menjadi provinsi penghasil beras terbanyak se-Indonesia,” ujarnya, Jumat (8/9/2023).

Pencanangan Desa Ngarjo sebagai lokasi Manajemen Tanah Sehat ini ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto, serta didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Timur. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan kepada Kepala Desa Ngarjo agar menjadikan Desa Ngarjo sebagai desa wisata pertanian melalui program MTS ini. 

"Ketika Ibu Khofifah baru sampai, tadi beliau bertanya apakah lahan pertanian ini juga menjadi tempat wisata? Saya menjawabnya belum, jadi ini otomatis menjadi tugas Kepala Desa Ngarjo untuk tempat ini harus secepatnya menjadi wisata lahan pertanian yang mungkin itu sesuatu yang baru di Mojokerto,” kata Ikfina, Jumat (8/9/2023).

Program MTS yang merupakan inovasi pengendalian hama secara alami ini, lanjut Ikfina, sangat berpotensi jika dijadikan wisata pertanian. "Melalui kelompok tani Sri Rejeki, besar harapannya untuk bisa melanjutkan program ini, dan ke depan semoga bisa jadi kawasan wisata pertanian," ungkap Ikfina. 

Advertisement

Selanjutnya, Gubernur Jatim didampingi Bupati Mojokerto meninjau sawah program MTS seluas 25 hektar yang sebagian besar ditanami padi itu. Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto pun turut memanen padi yang berada di sawah tersebut.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia