Advertisement
Indonesia Positif

Pemprov Bersama TNI Bangun 165 Rumah Tidak Layak Huni di Bondowoso

Kerja sama antara pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI, sudah berhasil membangun 165 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bondowoso. ...

TIMES Indonesia,
Pemprov Bersama TNI Bangun 165 Rumah Tidak Layak Huni di Bondowoso
Peresmian rumah tidak layak huni sekaligus pembagian sembako bagi warga Bondowoso (FOTO: Prokopim Bondowoso)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONDOWOSO Kerja sama antara pemerintah Provinsi Jawa Timur dan TNI, sudah berhasil membangun 165 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bondowoso.

Bantuan yang tersebar di 15 kecamatan itu bantuan Gubernur Jawa Timur hasil kerjasama Kodam V Brawijaya dengan Pemprov Jatim.

Advertisement

Pengerjaan rutilahu tersebut dilakukan oleh Kodim 0822 Bondowoso. Salah satunya di Desa Gebang, Kecamatan Tenggarang yang baru diresmikan kemarin.

Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Arm Suhendra Cipta mengatakan, 165 rutilahu yang dibangun sudah berdasarkan asesmen oleh pemerintah maupun para Babinsa setempat.

Pembangunan rutilahu tersebut kata dia, juga berdasarkan skala prioritas.

Menurutnya, Kodim 0822 Bondowoso dipercaya Gubernur dan Pangdam V Brawijaya.

Menurutnya, program renovasi Rutilahu tersebut sekaligus satu paket dengan pembangunan jambanisasi.

Advertisement

"Diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat," jelas dia.

Sementara Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat pemerintah daerah berkolaborasi dengan Kodim untuk percepatan dalam pembangunan rumah tidak layak huni di Bumi Ki Ronggo. 

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada  Dandim, Pemprov dan Pangdam V Brawijaya beserta jajaran. 

"Alhamdulillah sekarang kita dapat 165 ya sebagaimana informasi dari Pak Dandim, " ungkapnya.

Menurutnya, di Bondowoso ada sekitar 70 ribu rumah lebih masuk dalam kategori tidak layak huni. 

Pihaknya berharap program tersebut berkesinambungan dan mengalami peningkatan jumlah rumah warga yang direnovasi.

"Untuk tahun-tahun yang akan datang Bisa bertambah bukan hanya 165 tapi 500 nanti lah," harap dia, Jumat (8/9/2023). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia