Advertisement
Indonesia Positif

Pertamina Ikut Investigasi, SPBU Tempurejo Akan Tutup Sementara Saat Pengujian Air

Kondisi air yang berbau mirip bahan bakar minyak di 14 rumah warga RT 5 RW 2 Kelurahan Tempurejo Kota Kediri akan turut diteliti oleh pihak Pertamina.  ... ...

TIMES Indonesia,
Pertamina Ikut Investigasi, SPBU Tempurejo Akan Tutup Sementara Saat Pengujian Air
Diskusi bersama warga, DPRD Kota Kediri dan pihak Pertamina (foto: Yobby/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

KEDIRI Kondisi air yang berbau mirip bahan bakar minyak di 14 rumah warga RT 5 RW 2 Kelurahan Tempurejo Kota Kediri akan turut diteliti oleh pihak Pertamina

Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan mengungkapkan sebelum adanya temuan air yang bisa untuk menyalakan api akhir pekan lalu, pihaknya juga telah melakukan uji laboratorium terhadap kondisi air di tempat tersebut. 

Advertisement

Dari hasil penelitian awal, menurut Pertamina tidak ditemukan adanya cemaran minyak. "Secara prosedur kita melakukan tes dan sudah keluar hasilnya , sejauh ini, sebelum temuan di rumah ibu Sulastri tidak ditemukan kandungan minyak. Yang muncul bakteri coli," tuturnya, Senin (11/09/2023).

DPRD-Kota-Kediri-2.jpg

Terkait temuan di rumah Sulastri, adalah bukti baru. Karena itu akan dilakukan pengujian sekali lagi. Sejak temuan itu muncul, pihak Pertamina sudah hendak melakukan pengujian tapi karena ada pihak lain yang akan melakukan pengujian, rencana itu tertunda. 

Kini langkah pengujian bakal dipercepat.  Dalam diskusi bersama antara pihak Pertamina, DPRD Kota Kediri dan warga, pihak Pertamina akan menunjuk tim independen khusus untuk memastikan penyebab dan sumber dari kondisi air yang meresahkan warga. 

"Atas kesepakatan (tes) akan dilakukan lebih cepat, khususnya rumah ibu Sulastri. Tes sebelumnya oleh DLHKP dan Labkesda, pada sumur itu tidak ditemukan adanya kandungan minyak," tambahnya. 

Advertisement

Taufiq menambahkan warga dan Pertamina sudah sepakat untuk semua metode pengujian. Pada saat bersamaan nantinya juga akan dilakukan treatment pada SPBU Tempurejo, yang berada di samping lingkungan warga. Sementara itu sumur di rumah Sulastri juga akan turut disegel. 

"Agar saat dilakukan pengujian kelihatan apakah sumbernya dari SPBU atau bukan. Namun kami dan warga sudah sepakat posisi semua masih netral, ini masih indikasi. Bisa berbagai macam (penyebab). Warga juga sepakat bukti valid adalah hasil pengujian," jelas Taufiq. 

Nantinya selama masa pengujian dan penelitian,  SPBU Tempurejo akan ditutup sementara operasionalnya. Untuk pengujian dan penelitian akan dilakukan secepatnya, juga dengan supervisi warga. 

DPRD-Kota-Kediri-3.jpg

"Untuk mempercepat, kita masuk dulu atas kehendak warga. Nanti semua bisa membaca hasil lab dari kami," pungkasnya. 

Sementara itu Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Ashari mengungkapkan Pertamina memiliki kapasitas untuk membantu menemukan titik terang dari masalah kondisi air yang dialami warga. 

"Kita ikuti dulu seperti apa. Masyarakat menghendaki dilakukan uji pada SPBU dan mereka (Pertamina) sepakat," tambahnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yobby Lonard Antama Putra
PenulisYobby Lonard Antama PutraPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia