Advertisement
Indonesia Positif

Kekeringan Akibat El Nino di Kudus Disebabkan Bukit Gundul

Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono meninjau dampak kekeringan akibat terjadinya El Nino, khususnya di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Salah satu kecamatan yang didatanginy ...

TIMES Indonesia,
Kekeringan Akibat El Nino di Kudus Disebabkan Bukit Gundul
Ilustrasi kekeringan di salah satu daerah di Lombok - (FOTO: dok Radar Lombok)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono meninjau dampak kekeringan akibat terjadinya El Nino, khususnya di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Salah satu kecamatan yang didatanginya bertempat di Jakulo yang meskipun sudah masuk Bulan Oktober (musim tanam ketiga) namun secara irigasi tetap baik.

"Tapi, tidak menutup kemungkinan wilayah lainnya di Kudus juga mengalami kekeringan," jelasnya di sela-sela Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) Komisi IV DPR RI ke Kudus, Jawa Tengah, dilansir DPR, Jumat 29 September 2023. 

Advertisement

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyampaikan bahwa masukan dari para petani, kades serta camat di kecamatan ini terkait dengan persoalan bibit, pupuk, dan utamanya masalah kekeringan dan kebanjiran di wilayah ini

"Juga disampaikan terkait dengan kondisi kekeringan dan kebanjiran di wilayah ini, yang salah satu penyebabnya karena ada bukit yang gundul di situ mungkin di dalam bentuk hutan, dikelola mungkin oleh Perhutani yang saat ini informasinya ada menggarap di sana yang melakukan deforestasi," jelas Ono Surono.

Politisi dari Dapil Jawa Barat VIII ini menegaskan program kawasan hutan dan pengolahan khusus dapat dikelola oleh desa, baik berupa individu, kelompok tani, koperasi ataupun profesional. Sehingga, nanti ujungnya adalah hutan tersebut dapat belum bermanfaat kembali untuk rakyat, khususnya manfaat ekonomi. 

"Sehingga tentunya ini menjadi sebuah kewajiban dari Komisi IV untuk masalah-masalah yang ada di Kabupaten Kudus ini nanti kita selesaikan melaui rapat kerja atau rapat dengar pendapat nanti di Komisi IV," tutupnya.(ADV)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSumitro Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia