Advertisement
Indonesia Positif

PP Fatayat NU Konsolidasi di Surabaya, Bahas Gerakan Perubahan 

Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) menggelar konsolidasi organisasi melalui kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Fatayat Festival dan Apel Akbar ...

TIMES Indonesia,
PP Fatayat NU Konsolidasi di Surabaya, Bahas Gerakan Perubahan 
Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah saat memimpin Rakernas di Surabaya, Sabtu (30/9/2023).(Dok.Fatayat NU)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) menggelar konsolidasi organisasi melalui kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Fatayat Festival dan Apel Akbar di Surabaya.

Acara berlangsung selama tiga hari mulai 29 September hingga 1 Oktober 2023 esok.

Advertisement

Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, menegaskan sebagai negara demokrasi partisipasi perempuan dalam pembangunan adalah suatu keharusan. Tidak ada demokrasi tanpa partisipasi perempuan.

“Untuk mencapai agar program-program tersebut bisa berjalan dengan baik dalam rangka peningkatan kapasitas pengurus organisasi dan jalannya organisasi, maka diperlukan konsolidasi organisasi menuju militansi dan profesionalitas pengurus Fatayat NU,” ujar Margaret, Sabtu (30/9/2023).

Margaret menilai, militansi kader atau pengurus menjadi sebuah persoalan yang mendasar. 

"Kader dan Pengurus Fatayat NU harus memiliki kompetensi sebagai bagian dari sebuah gerakan untuk melakukan perubahan,” terangnya.

Margaret menjelaskan, sejumlah keberhasilan dalam setahun kepengurusan. Di antaranya, terbentuknya 10 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di luar negeri. Sehingga, saat ini jumlahnya mencapai 17 PCI. “Yakni, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, Tiongkok, Jerman, Inggris, Federasi Rusia Eropa Utara, Korea Selatan, Maroko, Yordania, Jepang, Tunisia, Rusia, Azerbaijan, Pakistan, dan Arab Saudi,” jelasnya.

Advertisement

Margaret menambahkan, Rakernas PP Fatayat NU merupakan forum konsolidasi nasional pasca Kongres untuk menyatukan paradigma dan strategi gerakan organisasi Fatayat NU yang selanjutnya dituangkan melalui program-program kerja.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia