Advertisement
Indonesia Positif

Ini Alasan Bupati Ponorogo Memilih Nama Hospitel Bantarangin

Rumah sakit tipe D di Kecamatan Kauman yang diberi nama Hospitel Bantarangin menjadi perbincangan masyarakat luas ... ...

TIMES Indonesia,
Ini Alasan Bupati Ponorogo Memilih Nama Hospitel Bantarangin
Hospitel Bantarangi Kauman Ponorogo yang akan diresmikan bulan November 2023 mendatang. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PONOROGO Rumah sakit tipe D di Kecamatan Kauman itu diberi nama Hospitel Bantarangin. Dan nama itu belakangan menjadi perbincangan masyarakat luas, mengapa dipilih nama Hospitel Bantarangin.

Menanggapi hal itu, Bupati Sugiri Sancoko menjelaskan mengapa memilih nama Hospitel Bantarangin.

Advertisement

"Awalnya saya akan beri nama Hospital Bantarangin, namun sepertinya kurang pas. Akhirnya saya memilih Hospitel Bantarangin," katanya kepada TIMES Indonesia, Senin (2/10/2023).

Menurutnya Hospitel merupakan gabungan dari kata Hospital dan hotel. “Supaya pelayanannya mirip-mirip hotel, karyawan yang ada di depan menyambut pasien dengan ramah, senyum, dan nyaman,” ulas Bupati Sugiri Sancoko.

Dengan pelayanan yang baik, kata Bupati Sugiri Sancoko bisa membuat tingkat kesembuhan pasien meningkat. Dan karyawan Hospitel Bantarangin tidak ada yang mencibir, harus penuh senyum.

“Maka namanya Hospitel Bantarangin, jadi mirip-mirip hotel pelayanannya,” kata Bupati yang akrab disapa Kang Giri ini.

Sementara Plt Direktur Operasional Hospitel Bantarangin drg Enggar Triadji Sambodo menyampaikan bahwa rumah sakit yang ada di wilayah barat Ponorogo ini akan beroperasi bulan November 2023 mendatang. Untuk fasilitasnya Hospitel Bantarangin terdapat 6 poliklinik, yakni poliklinik umum, poliklinik gigi, poliklinik penyakit dalam, poliklinik bedah, poliklinik obgyn, dan poliklinik anak.  

Advertisement

“Nanti Hospitel Bantarangin ini membutuhkan 85 hingga 125 tenaga kesehatan. Sambil menunggu tenaga kesehatan terisi, nanti akan dibantu tenaga medis dari RSUD dr Harjono,” papar PLT Direktur Operasional Hospitel Bantarangin, drg Enggar Triadji Sambodo. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia