Advertisement
Indonesia Positif

Bina Marga Kabupaten Malang Prioritaskan Perbaikan Jalur Utama yang Rusak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPU BM) akan memprioritaskan perbaikan jalur utama yang rusak. Hal ini dilakukan karena ...

TIMES Indonesia,
Bina Marga Kabupaten Malang Prioritaskan Perbaikan Jalur Utama yang Rusak
Sejumlah pekerja melakukan perbaikan jalan dengan pengaspalan penuh menggunakan alat berat di kawasan Jalur Lingkar Barat (Jalibar). (FOTO: Doto: DPUBM Kabupaten Malang)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPU BM) akan memprioritaskan perbaikan jalur utama yang rusak. Hal ini dilakukan karena kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar untuk perbaikan dua ruas jalan utama, yaitu Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen dan Jalan Krebet-Gondanglegi.

Advertisement

"Untuk perbaikan di Jalibar sepanjang 3,4 kilometer. Sementara di Krebet-Gondanglegi sepanjang 2,6 kilometer," kata Khairul, Kamis (14/7/2023).

Pihaknya menjelaskan, pemeliharaan jalan tersebut harus segera dilakukan karena dilalui kendaraan berat. Selain itu, ruas tersebut juga menjadi jalan penghubung antar daerah.

"Karena itu, penanganan yang diberikan pada setiap jalan berbeda," ujar Khairul.

Misalnya saja, ada jalan yang ditambal sementara. Hal tersebut bertujuan untuk melindungi pengguna jalan dari kejadian yang tidak diinginkan.

Namun, ada pula yang memerlukan penanganan besar berupa overlay berlapis. Seperti perbaikan di Jalibar, ada titik perbaikan sepanjang 100 meter yang dilakukan pengaspalan secara penuh. Hal itu sebagai bahan uji coba atau simulasi kekuatan aspal. Nantinya jika hasil uji coba sudah dirasa baik, maka minggu depan direncanakan akan di lakukan overlay atau pengaspalan secara penuh.

Advertisement

Meski begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi pekerja dalam menggarap proyek ini. "Kendala mungkin ya cuaca, karena sejak pagi mendung, selain itu arus lalu lintas yang cukup padat. Sehingga manajemen K3 dan pengamanan lalu lintas harus sinkron," ujar Khairul.

Ia berharap, perbaikan jalan tersebut dapat segera diselesaikan agar pengguna jalan dapat kembali merasakan kenyamanan dalam berkendara. (d)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia