Advertisement
Indonesia Positif

Pj Wali Kota Malang Instruksikan Pemanfaatan CBP dan Normalisasi Sungai

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat segera menginstruksikan jajarannya untuk melakukan percepatan penanganan bencana. ...

TIMES Indonesia,
Pj Wali Kota Malang Instruksikan Pemanfaatan CBP dan Normalisasi Sungai
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (FOTO: Humas Pemkot Malang)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat segera menginstruksikan jajarannya untuk melakukan percepatan penanganan bencana.

Hal ini ia lakukan setelah mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Senin (9/10/2023) kemarin.

Advertisement

Wahyu mengatakan, ia segera menindaklanjuti untuk pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Malang.

"Kebutuhan masyarakat harus terpenuhi dengan memanfaatkan CBP. Maka, kebutuhan pangan masyarakat akan aman," ujar Wahyu, Selasa (10/10/2023).

Diketahui, dalam rakor bersama Khofifah, saat ini wilayah Jawa Timur tengah menghadapi krisis dampak dari kekeringan.

Salah satu dampak yang terasa akibat cuaca terik berkelanjutan ini adalah musim panen padi menurun.

Hal ini menyebabkan harga beras di pasaran langsung meningkat melampaui harga eceran tertinggi (HET) zona I Jawa, yakni Rp10.900 per kilogram.

Advertisement

Oleh sebab itu, sesuai arahan gubernur, Wahyu akan segera mempelajari mekanismen penyaluran CBP dan segera diimplementasikan.

"Kami akan segera pelajari ketentuan yang berlaku untuk segera bertindak," ungkapnya.

Tak hanya itu, adapun antisipasi yang harus dilakukan dengan upaya mitigasi menghadapi dampak El Nino saat ini dan antisipasi dampak La Nina yang akan terjadi beberapa bulan kedepan.

Saat ini saja, tercatat ada 21 kabupaten/kota yang telah mengalami kekeringan ekstrem.

Kota Malang, harus mengantisipasi dampak buruk yang terjadi. Sehingga, Wahyu juta telah menginstruksikan untuk segera normalisasi sungai dan saluran air.

"Pengerukan sungai dan saluran air juga penting dilakukan, karena kita juga akan segera menghadapi La Nina. Kami instruksikan segera laksanakan," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia