Advertisement
Indonesia Positif

Cuaca Ekstrem, Penjual Es di Pacitan Raup Cuan Jutaan Rupiah

Cuaca ekstrem melanda Pacitan beberapa pekan terakhir. Tetapi penjaja es justru berhasil meraih cuan jutaan rupiah. ... ...

TIMES Indonesia,
Cuaca Ekstrem, Penjual Es di Pacitan Raup Cuan Jutaan Rupiah
Penjual Es Doger di Jalan A Yani Pacitan raup cuan hingga jutaan rupiah. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PACITAN Cuaca ekstrem melanda Pacitan beberapa pekan terakhir. Tetapi penjaja es justru berhasil meraih cuan jutaan rupiah. Kondisi cuaca yang sangat panas membuat permintaan es krim dan minuman dingin melonjak tajam.

Penjual Es Doger di Jalan Ahmad Yani Pacitan, Dian (20) mengungkapkan, selama cuaca ekstrem baginya justru menjadi berkah tersendiri lantaran dagangannya laku deras. 

Advertisement

"Alhamdulillah, sehari 50 cup habis, karena cuacanya mendukung, jadi banyak yang beli," katanya, Rabu (18/10/2023). 

Penjual-Es-Doger-2.jpg

Menurut Dian, permintaan pelanggan meledak setelah berita cuaca ekstrem menyebar. Terlebih, Es Doger milik Dian ini termasuk laris manis karena cita rasanya. 

Berbahan ketan hitam, mutiara, tape dan roti tawar, ternyata segarnya tiada ampun. Satu cup dibanderol dengan harga Rp5 ribu saja. 

"Orang-orang mencari cara untuk meredakan panas, dan kami menyediakan solusi dengan es doger," ujarnya.

Advertisement

Penjual-Es-Doger-3.jpg

Selain Dian, penjaja es lainnya di Pacitan juga mengalami peningkatan yang signifikan dalam penjualan. Keuntungan yang diperoleh oleh para penjual es ini diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Cuaca ekstrem yang melanda Pacitan, meskipun membuat suasana menjadi gerah, ternyata memberikan peluang bisnis yang cukup menguntungkan bagi pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM).

"Ya, bisa menambah penghasilan suami. Di rumah juga jual Es Kulkul. Saya jual Es Coklat sejak sebulan terakhir," ungkap penjual Es Coklat, Afifah Tika Sari (18). 

Selain peningkatan penjualan, beberapa penjaja es di Pacitan juga mengambil langkah-langkah kreatif untuk menghadapi lonjakan permintaan ini. 

Beberapa di antaranya memperkenalkan es krim rasa baru dan minuman dingin yang inovatif untuk menarik lebih banyak pelanggan. Satu cup dijual mulai harga Rp5 ribu hingga 10 ribu sesuai topping dan ukuran. 

"Biasanya ada yang pesan secara online. Sabtu-Minggu paling banyak pembeli, soalnya pada main ke alun-alun, ngadem," pungkas Tika. 

Tak hanya itu, Cuaca ekstrem juga membuat penjual es balok di Pacitan turut merasakan raup cuan. Dalam seminggu penghasilan mereka mencapai Rp3 juta rupiah. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia