Advertisement
Indonesia Positif

Festival Anak Sholeh, Ajang Membangun Akhlakul Karimah di Hati Pelajar Banyuwangi

Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 menjadi semakin meriah dengan diselenggarakannya Festival Anak Sholeh yang berlangsung di PP. Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, ...

TIMES Indonesia,
Festival Anak Sholeh, Ajang Membangun Akhlakul Karimah di Hati Pelajar Banyuwangi
Penampilan peserta lomba di Festival Anak Sholeh di Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan, Banyuwangi. (FOTO: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 menjadi semakin meriah dengan diselenggarakannya Festival Anak Sholeh yang berlangsung di PP. Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Acara yang digelar dengan penuh semangat ini menjadi panggung bagi para pelajar di Bumi Blambangan untuk mengungkapkan ekspresi mereka.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dengan penuh semangat membuka acara ini secara virtual dan menekankan pentingnya moral keagamaan dalam dunia pendidikan.

Advertisement

Penampilan-peserta-lomba-4.jpg
Penampilan peserta lomba di Festival Anak Sholeh di Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan, Banyuwangi. (FOTO: Laila Yasmin/TIMES Indonesia)

"Melalui Festival Anak Sholeh ini, saya berharap para pelajar di Banyuwangi memiliki karakteristik kesantrian yang mengedepankan akhlakul karimah," kata Bupati Ipuk.

Ia menggambarkan akhlakul karimah, atau budi pekerti luhur, sebagai satu sisi dari mata uang pendidikan, sementara kemampuan kognitif adalah sisi lainnya.

"Sehingga, tidak hanya kecerdasan kognitif saja yang perlu ditingkatkan, tapi akhlak juga harus ditekankan," tegasnya.

Bupati Ipuk juga menyoroti peristiwa perundungan dan tindak kekerasan di lingkungan sekolah, yang beberapa waktu lalu menjadi sorotan.

Advertisement

Dia menyatakan bahwa penanaman akhlak menjadi suatu keharusan, dan Hari Santri harus menjadi momentum untuk menata pendidikan yang lebih baik. Tujuannya adalah menciptakan siswa yang cerdas dan berakhlak baik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menambahkan bahwa Festival Anak Sholeh adalah wadah untuk mengaktualisasikan pengetahuan keagamaan pelajar tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Salah satu aspeknya adalah melalui berbagai perlombaan antar pelajar.

"Lomba-lomba yang diadakan mencakup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), lomba dai cilik, dan mewarnai keislaman," rinci Suratno, Kamis (19/10/2023).

Dengan berbagai perlombaan ini, Suratno berharap pelajar dapat menginternalisasi ilmu-ilmu agama yang telah mereka pelajari.

"Apa yang diharapkan oleh Ibu Bupati untuk memperkuat akhlakul karimah ini bisa terwujud dengan baik," imbuhnya.

Festival Anak Sholeh 2023 di Banyuwangi tidak hanya menciptakan semangat dalam merayakan Hari Santri, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelajar untuk tumbuh sebagai individu yang berakhlak mulia dan cerdas, menjadikan mereka harapan masa depan yang lebih baik.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

L
PenulisLaila Yasmin Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia