Indonesia Positif

Kosabangsa Kolaborasi Unesa Surabaya - Unija Sumenep Perkuat Produk Olahan Jamu KWT

Minggu, 22 Oktober 2023 - 12:11 | 46.71k
Program Kosabangsa Kolaborasi Unesa - Unija Sumenep di sekretariat KWT 'Mawar Ketawang Karay' Kecamatan Gading, Kabupaten Sumenep, Minggu (22/10/2023) (FOTO: Dok. UNESA Surabaya)
Program Kosabangsa Kolaborasi Unesa - Unija Sumenep di sekretariat KWT 'Mawar Ketawang Karay' Kecamatan Gading, Kabupaten Sumenep, Minggu (22/10/2023) (FOTO: Dok. UNESA Surabaya)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYAUniversitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan Universitas Wiraraja (UNIJA) Sumenep dalam Pengabdian Masyarakat, Minggu (22/10/2023). Mereka berpadu sebagai Tim KOSABANGSA (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat). Mereka menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mawar Ketawang Karay”, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Gading, Kabupaten Sumenep sebagai mitra. 

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh salah satu semangat Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan”.

Advertisement

Program Kosabangsa sendiri merupakan program pendanaan dari Ditjen Diktiristek melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) untuk menjembatani kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEKS) yang dihasilkan oleh perguruan tinggi untuk dapat dimanfaatkan bagi kebutuhan Masyarakat.

Ketua Tim PT Pendamping UNESA, Prof. Tukiran menyatakan bahwa pihaknya berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung program kosabangsa. Utamanya dalam kolaborasi bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Program Kosabangsa ini merupakan program baru dalam rangka berkolaborasi dengan mitra dengan harapan bisa berkelanjutan untuk mewujudkan kualitas dan produktivitas usaha jamu di kelompok mitra," katanya kepada TIMES Indonesia, Minggu (22/10/2023).

Program pengabdian UNESA - UNIJA ini telah dilaksanakan kegiatan berupa pembuatan jamu cair. Kemudian pelatihan pengemasan dan pengurusan Izin Edar. KWT "Mawar Ketawang Karay" pun tampak menyambut baik kegiatan ini. 

Sementara, narasumber dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Suci Prawira memberikan informasi untuk para pelaku usaha. Para anggota KWT mendapatkan pengertian tentang produk bagus menurut pandangan pemerintah.

“Sebuah produk yang bagus harus memenuhi enam syarat utama, yaitu brand, berat bersih, komposisi, tanggal kedaluwarsa, nomor izin edar, dan halal,” terang Suci Prawira. (*)

 

 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES