Advertisement
Indonesia Positif

Kantor Berita ANTARA Gelar Pelatihan Menjaga Kode Etik Jurnalistik di Tahun Politik

Azhari mengatakan bahwa dalam melakukan tugasnya, seorang jurnalis dituntut untuk mematuhi kode etik jurnalistik sesuai UU nomor 40 tahun 1999 ... ...

TIMES Indonesia,
Kantor Berita ANTARA Gelar Pelatihan Menjaga Kode Etik Jurnalistik di Tahun Politik
Edy M Yakub saat paparan dalam pelatihan
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Sekretaris Perusahaan Perum LKBN ANTARA Azhari secara resmi membuka pelatihan wartawan yang berlangsung secara hybrid dengan mengusung topik, “Menjaga Kode Etik Jurnalistik Dalam Mengantisipasi Hoaks Menghadapi Tahun Politik.”

Pelatihan yang mengambil tempat di Foodies Galery Cafe, Surabaya ini merupakan kolaborasi ANTARA pusat Jakarta dengan ANTARA Biro Jawa Timur.

Advertisement

Dalam sambutannya, Azhari mengatakan bahwa dalam melakukan tugasnya, seorang jurnalis dituntut untuk mematuhi kode etik jurnalistik sesuai UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan memastikan praktik jurnalisme yang dilakukan berkualitas dan etis. 

Latar belakang tersebut membuat ANTARA memandang perlu menyelenggarakan sebuah pelatihan yang dapat mengingatkan kembali para rekan jurnalis untuk menjaga kode etik jurnalistik, serta menguatkan tekad untuk tetap memegang teguh prinsip dasar dalam menjalankan tugas sebagai seorang jurnalis.

“Semoga hasil dari pelatihan ini dapat mengingatkan teman-teman wartawan dalam mengamalkan kode etik jurnalistik untuk meningkatkan kualitas pemberitaan yang berimbang untuk disampaikan kepada masyarakat," kata Azhari, Selasa (24/10/2023).

Berita-ANTARA-b.jpg
Pelatihan "Menjaga Kode Etik Jurnalistik Dalam Mengantisipasi Hoaks Menghadapi Tahun Politik" di Kantor Biro Surabaya, Selasa (24/10/2023).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro ANTARA Jatim Rachmat Hidayat mengharapkan pelatihan jurnalistik kali ini minimal dapat mengingatkan kembali bagaimana menjaga marwah kode etik jurnalistik dalam melaksanakan tugas di lapangan, khususnya menjelang pesta besar masyarakat Indonesia dalam kegiatan Pemilu 2024 mendatang.

Advertisement

“Semoga apa yang kita diskusikan bagaimana insan jurnalistik dalam melaksanakan tugas dan memberantas Hoax bisa diimplementasikan secara nyata," ujar Rachmat.

Para pemateri yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah wartawan senior ANTARA Edy M. Yakub yang membawakan materi tentang “Hoaks Tahun Politik dan Etika Digital”, serta Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Drs. Machmud Suhermono, M.I.Kom, M.IP yang membawakan materi tentang “Dinamika Media Dalam Pemilu 2024”.

Peserta yang berpartisipasi dalam pelatihan kali ini sebanyak 21 orang peserta luring dan 51 orang peserta daring yang berasal dari 15 provinsi, diantaranya Jawa timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Banten, Kalimantan Tengah, dan Bali.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia