Advertisement
Indonesia Positif

Galakkan Prokasih, Ratusan Santri di Bantul Bersih-bersih Sungai

Ratusan santri melakukan gerakan bersih sampah bertajuk Prokasih atau Progam Kali Bersih di Sungai Belik ... ...

TIMES Indonesia,
Galakkan Prokasih, Ratusan Santri di Bantul Bersih-bersih Sungai
Ratusan santri melakukan bersih sungai di Sungai Belik, Wonokromo Pleret, Bantul. (Foto: Dinas Kominfo Bantul)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANTUL Ratusan santri melakukan gerakan bersih sampah bertajuk Prokasih atau Progam Kali Bersih di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret Bantul, Selasa (24/10/2023). Kegiatan ini merupakan rangkaian menyemarakkan Hari Santri 2023 yang jatuh pada 22 Oktober lalu dan juga dalam rangka mensupport Bantul bersih sampah pada 2025 mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho, mengatakan, gerakan Prokasih ini untuk merawat sungai agar tetap berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta membangkitkan kesadaran terhadap penyelamatan lingkungan.

Advertisement

"Gerakan ini juga untuk mengajak masyarakat agar terus menggalakkan berbagai upaya mendorong kehidupan yang berkelanjutan secara kondusif agar terwujud lingkungan sehat," ujarnya.

Ratusan-santri-b.jpg

Diungkapkannya, progam Prokasih ini dicetuskan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sejak tahun 1989. Tujuannya mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan sungai agar terhindar dari sampah maupun limbah. Harapannya, dapat terciptanya kehidupan berkelanjutan yang kondusif untuk mewujudkan lingkungan sehat.

"Prokasih 2023 ini kegiatannya terdiri dari penerimaan dan penanaman pohon perindang, penerimaan sarana dan prasarana kebersihan kepada pondok pesantren, penerimaan kendaraan angkut sampah roda tiga, serta kerja bakti bersih kali di Sungai Belik, Wonokromo, Pleret dan Sungai Bedog, Sendangsari, Pajangan," pungkasnya.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan bahwa tingkat pencemaran sungai di Kabupaten Bantul masih berada pada level sedang menurut perhitungan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup atau IKLH tahun 2023, sehingga kesadaran masyarakat untuk merawat sungai harus digugah sejak dini, oleh semua lapisan masyarakat sehingga kelestariannya tetap terjaga. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

E
PenulisEdy Setyawan Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia