Advertisement
Indonesia Positif

Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Pemuda Sariharjo Sleman Gelar Tabligh Akbar

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meramaikan Hari Sumpah Pemuda. Salah satunya adalah menggelar tabligh akbar seperti yang dilakukan oleh Organisasi Pemuda Pemudi ...

TIMES Indonesia,
Meriahkan Hari Sumpah Pemuda, Pemuda Sariharjo Sleman Gelar Tabligh Akbar
Ratusan pemuda pemudi dan orang dewasa Kalurahan Sariharjo kompak mengikuti pengajian akbar, Jumat (27/10/2023) malam. (FOTO: Baharudin)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

YOGYAKARTA Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meramaikan Hari Sumpah Pemuda. Salah satunya adalah menggelar tabliq akbar seperti yang dilakukan oleh Organisasi Pemuda Pemudi Sedan (Opsed) Kalurahan Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Ratusan pemuda pemudi dan orang dewasa Kalurahan Sariharjo kompak berkumpul untuk mengikuti pengajian akbar di gedung serbaguna kalurahan setempat, Jumat (27/10/2023) malam. Selain untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-95 tahun, kegiatan ini sekaligus untuk meramaikan HUT Opsed ke-55 tahun

Advertisement

Hari-Sumpah-Pemuda-2.jpg

Ketua Opsed, Fajar Solihin mengatakan, ada banyak kegiatan dalam rangka meramaikan HUT ke-55 tahun 2023 ini. Di antaranya adalah tabligh akbar dan pentas seni.

“Sabtu malam minggu akan digelar pentas seni yang menghadirkan potensi seni dan budaya warga Dusun Sedan dihalam SD Negeri Jongkang,” kata Fajar.

Menurut Fajar, usia OPSED memasuki setengah abad lebih ini tentunya perlu masukan dari berbagai lapisan masyarakat guna kemajuan OPSED kedepannya. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga acara pengajian tabligh akbar malam ini terlaksana dengan lancar,” Fajar.

Hari-Sumpah-Pemuda-3.jpg

Dalam ceramahnya, ustadz Tugiyono Abdullah mengisahkan Nabi Muhammad, SAW yang dilepar kotoran hewan unta oleh kaum quraisy. Namun, Nabi Muhammad SAW tidak pernah membalasnya meskipun dihina bahkan dilempari dengan kotoran hewan unta.

“Artinya kejahatan jangan dibalas dengan kejahatan. Meski orang lain tidak suka dengan diri kita," jelas ustadz Tugiyono Abdullah dalam ceramahnya.

Tabligh akbar memperingati Hari Sumpah Pemuda ini dimeriahkan kelompok hadroh Al - Hidayah Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fajar Rianto
PenulisFajar Rianto Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia