Advertisement
Indonesia Positif

Tekan Stunting, Pemkab Pasuruan Galakkan POSTIK Bersama Nestle

Di Kabupaten Pasuruan, saat ini masih tercatat ada sebanyak 6.038 balita dalam kondisi stunting. Jumlah tersebut didapatkan berdasar data EPPGBM dari Dinas Kesehatan Kabu ...

TIMES Indonesia,
Tekan Stunting, Pemkab Pasuruan Galakkan POSTIK Bersama Nestle
Launching program Posyandu Tematik Stunting (POSTIK) yang disuport PT.Nestle, di Kabupaten Pasuruan beberapa waktu lalu. (Foto: Prokopim)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PASURUAN Di Kabupaten Pasuruan, saat ini masih tercatat ada sebanyak 6.038 balita dalam kondisi stunting. Jumlah tersebut didapatkan berdasar data EPPGBM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan pada Bulan Agustus 2023. Namun, jumlah tersebut telah menurun separuh dari dua tahun lalu. Yakni dari agustus 2021 sebanyak 12.719 balita stunting.

Dalam upaya percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus melakukan berbagai upaya terobosan. Salah satunya melalui program Posyandu Tematik Stunting (POSTIK). Inovasi yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan berkolaborasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), serta didukung penuh oleh PT. Nestle tersebut, dilaunching pada Selasa (24/10/2023) lalu di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.

Advertisement

Menurut Pj. Bupati Pasuruan Andriyanto, program POSTIK tersebut diluncurkan, bertujuan untuk mendukung pelaksanaan intervensi penanganan stunting di Kabupaten Pasuruan. Targetnya, dari pelaksanaan terobosan program tersebut, pada tahun 2024 nanti kasus stunting dapat menurun hingga 14 persen. Bahkan menjadi nol persen, sehingga tidak ada lagi balita stunting di Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan dr Ani Latifah. Menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan itu merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan bersama Bappelitbangda, dan didukung penuh oleh PT. Nestle Indonesia.

"PT. Nestle Indonesia telah memberikan makanan tambahan kepada 109 balita stunting di Kecamatan Kejayan dan Kraton. Berupa telur dan susu, yang diberikan setiap hari selama 3 bulan. Hal itu sebagai wujud kerjasama dan dukungan terhadap upaya penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan," jelas dr.Ani.

Seperti diketahui, kegiatan pemberian makanan tambahan tersebut, dilakukan pada kegiatan Posyandu di 8 desa yang ada di Kecamatan Kejayan dan Kraton. Selain itu, PT. Nestle juga melaksanakan pendistribusian bantuan air bersih (tandon air) di Desa ambal-ambil dan Desa Klangrong, serta program renovasi Gedung PKK di Desa Tanggulangin Kecamatan Kejayan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Robert Ardyan
PenulisRobert ArdyanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2017. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia