Tujuh Kades PAW Dilantik, Tiga Mantan Kades Pilih Mundur untuk Nyaleg
Bupati Malang, HM Sanusi, melantik 7 (tujuh) kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW), di Pendopo Agung Kabupaten Malang ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Bupati Malang, HM Sanusi, melantik 7 (tujuh) kepala desa Pengganti Antar Waktu (PAW), di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jum'at (10/11/2023) siang.
Dalam pelantikan ini, juga dilakukan pengambilan sumpah jabatan kades PAW. Tercatat, tiga kades PAW ini menggantikan kades lama yang memilih mencalonkan di sebagai caleg.
"Kades PAW yang dilantik hari ini, 4 orang menggantikan kades lama yang meninggal, dan 3 orang menggantikan kades lama yang mengundurkan diri," terang Sanusi, usai pelantikan di Pendopo Agung, Jum'at (10/11) sore.
Bupati Malang berpesan, kepada kades PAW yang sudah dilantik agar segera menata desanya, serta mengali potensinya untuk bisa dikembangkan.

"Ya, secepatnya membangun desa agar visi misi Malang Makmur cepat tercapai," tandas Sanusi.
Dikatakan, pembangunan sesuai Malang Makmur yang dilakukan pemkab Malang, adalah fokus di bidang perekonomian, pariwisata, termasuk juga potensi-potensi desa lainnya, yang bisa dikembangkan.
Terpisah, Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Ira Koeswandari, S.STP merinci, kades PAW yang menggantikan mantan kades karena meninggal adalah kades Ngebruk Kecamatan Poncokusumo, kades Bantur, kades Tumpukrenteng Kecamatan Turen dan kades Palaan Kecamatan Ngajum.
Sisanya, kades PAW menggantikan mantan kades lama yang memilih mendaftar caleg pada pemilu 2024 mendatang. Mereka berasal dari Desa Pucangsongo Kecamatan Pakis, Desa Maguan Kecamatan Ngajum, dan dari Desa Purwoasri Kecamatan Singosari. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

