Advertisement
Indonesia Positif

Pertama di Jakarta Timur, Bakmie Taat Dengan Citarasa Szechuan yang Halal

Pecinta kuliner di wilayah Jakarta Timur harus mencoba kuliner Bakmie Taat, bakmie halal yang tidak ada kandungan babi, minyak babi dan alkohol dengan citarasa Szechuan p ...

TIMES Indonesia,
Pertama di Jakarta Timur, Bakmie Taat Dengan Citarasa Szechuan yang Halal
Bakmie Taat dengan menu Taat Signature beserta toppingnya yang menggugah selera. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Pecinta kuliner di wilayah Jakarta Timur harus mencoba kuliner Bakmie Taat, bakmie halal yang tidak ada kandungan babi, minyak babi dan alkohol dengan citarasa Szechuan pertama yang ada di wilayah Jakarta Timur.

“Yang saya tahu, Bakmie Taat ini merupakan Bakmie Cina halal dengan citarasa Szechuan pertama yang ada di wilayah Jakarta Timur,” kata pemilik Bakmie Taat, Deryl kepada TIMES Indonesia di Ninja Studio, Rabu (15/11/2023) kemarin.

Advertisement

Sebagai salah satu pemilik Bakmie Taat, Deryl menjelaskan alasannya membuka usaha kecil menengah (UKM)nya di kawasan Jatiwaringin Jakarta Timur karena masih jarang ditemui bakmie cina di wilayah Jakarta Timur.

Bakmie-Taat-2.jpg
Proses pembuatan Bakmie Taat. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

“Selain itu, bagi masyarakat Bekasi maupun Jakarta Timur yang ingin menikmati Bakmie Cina, sudah tidak perlu lagi harus ke Jakarta Barat maupun Jakarta Utara. Cukup ke Jatiwaringin,” jelas Deryl.

Dengan harga yang relatif murah karena porsian bakmie yang cukup banyak, Bakmie Taat menawarkan harga mulai dari Rp25.000 hingga Rp35.000 setiap porsinya. Usaha yang dirintis sejak 7 Februari 2023 ini buka mulai hari Selasa sampai Minggu.

Deryl mengungkapkan, Taat Signature merupakan salah satu menu andalan Bakmie Taat. “Minumannya juga ada Badak, minuman yang sudah jarang ditemui ini ada di tempat kami. Jadi bagi yang ingin bernostalgia dengan minuman badak, bisa datang langsung,” ungkapnya.

Advertisement

Terakhir, Deryl yang juga merupakan pecinta Bakmie ini berharap masyarakat bisa menikmati Bakmie Taat dengan tenang karena bahan yang digunakan tidak mengandung babi, minyak babi dan alkohol.

“Kalau Bakmie dimana-mana menggunakan Chili Oil, kami menggunakan Szechuan dan tanpa MSG serta halal,  jadi ini yang menjadi pembeda kami di antara bakmie yang lain,” tandas Deryl. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia