Advertisement
Indonesia Positif

Pemkab Banyuwangi Beri Honor Relawan Penjaga Perlintasan Kereta Api

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, akan memberikan honor kepada relawan penjaga perlintasan sebidang kereta api yang baru saja dibangun oleh Pemerintah ...

TIMES Indonesia,
Pemkab Banyuwangi Beri Honor Relawan Penjaga Perlintasan Kereta Api
Ilustrasi Jalan Perlintasan Langsung (JPL) di Banyuwangi. (Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, akan memberikan honor kepada relawan penjaga perlintasan sebidang kereta api yang baru saja dibangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan Pemprov Jatim.

Tahun ini, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat telah membangun 10 titik palang pintu. Sedangkan Pemprov Jatim membangun di 3 titik palang pintu.

Advertisement

Adapun Jalan Perlintasan Langsung (JPL) yang baru saja dibangun diantaranya, JPL 20 Klatak, JPL 10 Banjarsari, JPL 7 Rejosari, JPL 3 Kedayunan, JPL B102 Labanasem, JPL 100 Gitik, JPL 92 Lemahbang Dewo, JPL 60A Kaligondo,JPL 58 Sumbergondo, JPL 55 B Tegalharjo, JPL 55 Tegalharjo, JPL 54 Kajarharjo, Kalibaru dan JPL 49B Kalibaru Manis.

Pembangunan PJL tersebut, sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meminimalisir kecelakaan serta meningkatkan keamanan di jalur perlintasan sebidang. Karena itu, dalam waktu dekat Pemda Banyuwangi melalui Dishub setempat, akan menyiagakan puluhan relawan penjaga palang pintu yang baru saja di bangun.

“Nantinya, para relawan akan diberikan honor dari Pemkab Banyuwangi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Pudjo Hartanto, Selasa (21/11/2023).

Pria yang akrab disapa Pudjo itu menjelaskan, 13 perlintasan sebidang yang baru saja dibangun akan dijaga selama 24 jam. Masing-masing setiap titiknya dijaga oleh 3 relawan secara bergantian.

"Ini merupakan bagian kelanjutan pembangunan palang pintu di lintasan sebidang. Setelah dibangun, kami tempatkan relawan penjaga," ujarnya.

Advertisement

Perlu diketahui, palang pintu yang dibangun oleh Pemkab Banyuwangi akan dibuat manual. Artinya proses pengoperasiannya masih menggunakan tenaga manusia. Sementara palang pintu yang dibangun Pemprov menggunakan mesin otomatis. Meski begitu, tetap dibutuhkan tenaga relawan.

“Sebelum libur Natal dan Tahun Baru, para relawan akan dikumpulkan dan diberikan pelatihan," ungkapnya.

Selain itu, Dishub Banyuwangi juga melakukan kerjasama dengan Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melakukan penjagaan periodik di momen-momen tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru yang dianggap rentan kecelakaan, karena mobilitas masyarakat tinggi.

"Relawan akan berjaga dan mengatur lintasan ketika KA lewat. Ini menekan kecelakaan di jalur sebidang," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fazar Dimas Priyatna
PenulisFazar Dimas PriyatnaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia