Advertisement
Indonesia Positif

Sah, Wa Ode Nurhayati Terima Mandat Sebagai Koordinator Presidium Forhati Nasional

Baca berita terkini tentang Wa Ode Nurhayati yang menerima mandat sebagai Koordinator Presidium Forhati Nasional. Simak langkah-langkahnya menjelang tahun demokrasi 2024 dan peran strategis Forhati dalam menjaga demokrasi Indonesia.

TIMES Indonesia,
Sah, Wa Ode Nurhayati Terima Mandat Sebagai Koordinator Presidium Forhati Nasional
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Pada hari Minggu, 19 November 2023, Wa Ode Nurhayati (WON) secara resmi menerima mandat sebagai Koordinator Presidium Forhati Nasional, menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Cut Emma.

Rotasi kepemimpinan di internal FORHATI Nasional merupakan praktik tahunan, dan pada tahun ini, tanggung jawab tersebut jatuh kepada Wa Ode Nurhayati.

Advertisement

Dalam wawancara dengan media, WON, panggilan akrab Wa Ode Nurhayati, menyampaikan bahwa sejak Munas di Palu setahun yang lalu, Forhati Nasional telah aktif berperan sebagai elemen perempuan dalam masyarakat Indonesia. "Kami telah melaksanakan berbagai program mulai dari kepedulian terhadap bencana, berbagi selama bulan Ramadan, hingga dukungan untuk Palestina. Bendera Forhati berkibar dengan gagah untuk nama NKRI," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai langkah-langkah selanjutnya, WON menyatakan bahwa tugas barunya sebagai Koordinator adalah melanjutkan inisiatif yang sudah berjalan dengan baik, terutama menjelang momen demokrasi tahun 2024. Dia menyoroti kekhususan tahun ini dengan adanya dua agenda politik utama: Pemilu dan Pilpres bersamaan pada tanggal 14 Februari 2024, serta Pilkada yang direncanakan pada bulan November, kemungkinan dimajukan ke bulan September.

WON menekankan bahwa FORHATI, sebagai kelompok perempuan intelektual, memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi. "Demokrasi harus dijaga dari politisasi SARA, ujaran kebencian, dan praktek money politik yang dapat merusak martabat demokrasi," tegasnya.

Sebagai seorang politisi perempuan dari Partai Hanura yang diasuh oleh Ketua Umum Bapak Oesman Sapta Odang (OSO), WON menyatakan niatnya untuk bekerja sama dengan Forhati di seluruh wilayah dan daerah di Indonesia untuk menjaga tegaknya demokrasi.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia