Indonesia Positif

Kampanye Generasi Muda Sehat Tanpa Rokok Diikuti Ratusan Pelajar Madrasah/Ponpes

Rabu, 22 November 2023 - 16:15 | 35.06k
Fasilitator dari Kemenkes RI saat memberi sosialisasi terkait hidup sehat tanpa rokok, yang diikuti pelajar di bawah lembaga Al Hikmah Kuwolu, Bululawang Kabupaten Malang, Rabu (22/11/2023). (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
Fasilitator dari Kemenkes RI saat memberi sosialisasi terkait hidup sehat tanpa rokok, yang diikuti pelajar di bawah lembaga Al Hikmah Kuwolu, Bululawang Kabupaten Malang, Rabu (22/11/2023). (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Pemerintah RI melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberi atensi serius  bahaya dan dampak merokok bagi kesehatan di kalangan anak-anak dan remaja. 

Gerakan Kampanye Generasi Muda Sehat Tanpa Rokok diberikan kepada ratusan pelajar dan santri di bawah naungan Yayasan Al-hikmah lil Muttaqien, di Desa Kuwolu Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/11/3023). 

Advertisement

Kegiatan ini sendiri sebagai upaya Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Direktorat P2PTM Kemenkes RI, dengan sasaran Kabupaten Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Banyuwangi. Yakni, melaksanakan peningkatan upaya skrining perilaku merokok anak usia sekolah dan remaja. 

Fasilitator-Kemenkes-2.jpg

Diselenggarakannya kegiatan ini merupakan tahap kedua, dengan lokus penyelenggaraan uji coba peningkatan skrining perilaku anak usia sekolah, yang difokuskan di pondok pesantren dan/atau sekolah/madrasah. 

Kepala MTs Al Hikmah Lil Muttaqien, Umar Zuqi, SAg, MA, mengungkapkan, sosialisasi hidup sehat tanpa rokok ini diikuti 425 anak, yang merupakan siswa-siswi dari lembaga MI, MTs dan SMA/SMK di bawah nauangn lembaga pendidikan Al Hikmah Bululawang. 

Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting dan bermanfaat bagi anak didik yang merupakan calon generasi mendatang. 

"Sosialisasi hidup sehat tanpa rokok ini bermanfaat, meski di lembaga kami sudah ada peraturan dilarang merokok, baik siswa maupun pengajarnya," kata Umar Zuqi, Rabu (22/11) siang. 

Agar benar-benar ada hasilnya, menurutnya tidak berhenti sebatas sosialisasi hari ini, melainkan akan ditindaklanjuti dengan tetap memasang alat peraga sosialisasi bebas rokok di lingkungan lembaga pendidikannya. 

Fasilitator-Kemenkes-3.jpg

"Anak-anak juga akan kami perkuat literasi soal kandungan, dampak dan bahaya rokok, serta berperilaku hidup lebih sehat tanpa rokok," tandasnya. 

Ikut terlibat dalam pendampingan kegiatan ini, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, melalui Puskesmas Bululawang, Kementerian Agama Kabupaten Malang, Dinas Pendidikan Kabupaten, dan Forum Anak. 

Bersama anak-anak peserta sosialisasi di lembaga tersebut, tim melakukan kegiatan yang meliputi skrining perilaku merokok dan edukasi sebaya masalah konsumsi rokok anak dan remaja. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES