Advertisement
Indonesia Positif

Implementasi Alumni Diklat BBPP Ketindan Buat Ide Usaha KWT Binaan

Tanaman jahe banyak dibudidayakan di Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk kesehatan dengan berbagai olahan. Salah satu produk olahan jahe yang dikenal oleh masyarakat a ...

TIMES Indonesia,
Implementasi Alumni Diklat BBPP Ketindan Buat Ide Usaha KWT Binaan
Alumni Diklat BBPP Ketindan Buat Ide Usaha KWT Binaan. (Foto: BBPP Ketindan)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Tanaman jahe banyak dibudidayakan di Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk kesehatan dengan berbagai olahan. Salah satu produk olahan jahe yang dikenal oleh masyarakat adalah jahe instan, yang banyak dijumpai di pasaran dengan berbagai merk dan bentuk, baik cair, serbuk atau tablet. Proses pembuatan jahe instan dan atau tanaman rimpang lainya bisa dilakukan oleh semua orang. 

Syarif, alumni pelatihan pengolahan hasil tanaman obat dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan menindaklanjuti rencana implementasi di wilayah binaanya melalui proses pembelajaran program pelatihan pengolahan hasil pertanian kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Desa yang berada di Desa Karang Budi Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep. 

Advertisement

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Nursamsi mengatakan, sasaran umum BPPSDMP adalah terwujudnya SDM Pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing  dan berjiwa wirausaha untuk mewujudkan kesejahteraan petani. 

“Jahe instan adalah hasil olahan dari parutan jahe lokal yang dimasak menggunakan gula, sereh dan air.  Khasiat jahe instant sama dengan wedang jahe pada umumnya.  Hanya saja jahe instant memiliki kemasan praktis dan siap diseduh kapanpun dan dimanapun,” jelas Syarif kepada peserta pelatihan dari KWT Bunga Desa. 

Ia melanjutkan manfaat minuman jahe selain  menghangatkan tubuh (untuk memperkuat imunitas tubuh) sistem pencernaan, melawan perdangan serta menjadi obat tradisional  ketika pilek atau mual.  Hal tersebut karena jahe mengandung antioksidan, anti radang, dan antibakteri yang mampu memperkuat daya tahan tubuh dan infeksi.

Sementara itu Ketua KWT Bunga Desa menyampaikan, ini merupakan inovasi baru bagi kelompok untuk dikembangkan bahwa membuat jahe instan sangat mudah, bahan bakunya tersedia di sekitar lokasi, kelebihan lainya adalah siap seduh dan tentunya menguntungkan, sehingga akan menambah pendapatan keluarga. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia