Advertisement
Indonesia Positif

Pemkot Mojokerto Berikan Jaminan Perlindungan Kecelakaan dan Kematian Tenaga Keagamaan

Pemkot Mojokerto berupaya memberikan jaminan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian tenaga keagamaan yang diantaranya terdiri dari guru TPQ, guru Sekolah Minggu, kost ...

TIMES Indonesia,
Pemkot Mojokerto Berikan Jaminan Perlindungan Kecelakaan dan Kematian Tenaga Keagamaan
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari secara simbolis memberikan bantuan sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris tenaga keagamaan. (FOTO: Dok. Kominfo for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MOJOKERTO Pemkot Mojokerto berupaya memberikan jaminan perlindungan kecelakaan kerja dan kematian tenaga keagamaan yang diantaranya terdiri dari guru TPQ, guru Sekolah Minggu, koster, dan ta'mir masjid melalui BPJS Ketenagakerjaan.

"Sebagai bentuk ucapan terimakasih, di tahun 2023 ini, ada 1.275 tenaga kerja keagamaan sudah kita daftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," tutur Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari dalam forum Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bagi Tenaga Keagamaan di GOR Seni Mojopahit dalam keterangannya, Senin (27/11/2023).

Advertisement

Wali Kota menjelaskan bahwa para tenaga keagamaan tersebut telah berkontribusi dan bersinergi, membantu tugas Pemkot dalam mencetak SDM unggul yang berakhlakul Karimah untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.

"Ini bisa dibuktikan melalui salah satu indikator keberhasilan pembangunan, yaitu Indeks Pembangunan Manusia, yang didalamnya ada indeks pendidikan, sudah mencapai 79,32 persen, sedikit lagi sudah 80 dan kategori sangat baik," terang Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini.

Selain itu, hal ini dibuktikan dengan raihan penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama RI Tahun 2021, yang mencerminkan kondusifitas dan kerukunan enam kelompok umat beragama di Kota Mojokerto.

"Ini termasuk peran anda yang menanamkan pendidikan karakter, sehingga diantara kebhinekaan di Kota Mojokerto, semua bisa tetap hidup rukun. Karenanya, matur nuwun, Bapak-Ibu semua," ujar Ning Ita.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut Ning Ita didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Mojokerto juga menyerahkan santunan senilai Rp 42 juta, secara simbolis kepada ahli waris dari sejumlah tenaga keagamaan yang telah meninggal. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia